MEDAN - Bentrok kontra Persijap Jepara di Stadion Teladan (2/6) sore menjadi ujian berat bagi
PSMS Medan untuk menjaga tren positif dalam laga kandang, yang sekaligus membuka peluang meninggalkan zona degradasi.<br><br>Pertandingan yang direncanakan disiarkan langsung oleh MNC TV kick-off pukul 15.30 WIB merupakan pertarungan yang cukup panas. Pasalnya Persijap tidak akan memberikan kesempatan kepada tim Ayam Kinantan mengambil alih posisi tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut dari peringkat 10 klasemen sementara Indonesian Premier League (IPL).Namun,
PSMS Medan yang sedang on-fire usai mengandaskan Persiraja dan lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia Rabu (30/5) laluberharap bisa mengakhiri laga di Stadion Teladan sebelum pindah venue dengan baik.<br><br>Pelatih
PSMS Medan, Fabio Lopez mengatakan, pertandingan tersebut merupakan pertandingan penting
PSMS yang saat ini berada pada kondisi yang kurang menguntungkan. "Laga ini laga yang penting bagi kami agar tim menjadi lebih baik. Untuk itu, kami sudah menyampaikan kepada pemain untuk tampil maksimal pada pertandingan tersebut," ujarnya kemarin. Namun,
PSMS Medan bakal tampil tanpa pemain belakang andalannya, Goran Gancev usai cedera lutut saat bentrok kontra Persiraja. Fabio memperkirakan, Goran harus beristirahat minimal selama tiga minggu untuk pemulihan. "Goran cedera dan tidak bisa turun menghadapi Persijap. Dia butuh istirahat, saya rasa mungkin paling sedikit tiga minggu," kata pelatih asal Italia itu.<br><br>Beda dengan Jecky, Fabio mengatakan, cedera Decky usai selebrasi setelah mencetak gol kedua
PSMS Medan menghadapi Persiraja sudah pulih. "Jecky bisa turun. Cederanya tidak parah, dia bisa diturunkan," ungkap pelatih 38 tahun itu.Jadwal padat yang dihadapi
PSMS Medan membuat Fabio harus berfikir keras menentukan winning eleven pada pertandingan menghadapi tim besutan pelatih anyar Persijap, Sartono Anwar. "Terus terang saya masih mempertimbangkan seperti apa formasi nanti. Di satu sisi, saya harus membiarkan beberapa pemain untuk beristirahat, di sisi lain, saya berharap bisa memasangkan susunan pemain terbaik yang kami punya," ungkapnya.<br><br>Diperkirakan, di lini belakang, kapten PSMS, Vagner Luis bakal berjibaku menjadi tembok kokoh bersama Fadli Hariri, Syarif Julianda ataupun Denny Wahyudi dan safrudin Tahar. Di lini tengah, sejumlah opsi bisa diturunkan. Selain gelandang Korea Selatan, Ahn Hyo Yeon, beberapa pemain lain siap melakoni pola permainan kolektivitas khas The Killer-julukan lain PSMS. Di lini depan juga begitu, tercatat
PSMS memiliki empat pemain pengganti yang siap memainkan pola strategi dan taktik rancangan sang entrenador.<br><br>Kendati datang sebagai tim tamu, Persijap bertekad tidak akan membuat
PSMS mudah mendikte permainan mereka. Diakui asisten pelatih Persijap, Anjar Jambore,
PSMS sedang berada pada trek positif tidak bisa dianggap sebelah mata. Lolosnya
PSMS Medan ke delapan besar membuktikan
PSMS punya kemampuan yang baik."Yang penting Persijap diharapkan bisa bekerja keras di pertandingan besok, soal hasil belakangan. Tanpi tentunya hasil akan menyusul kalau pemain bisa bermain maksimal. Kami tahu,
PSMS medan bukan tim yang bisa dianggap remeh. Mereka lolos ke delapan besar adalah prestasi yang baik," ungkap Anjar.<br><br>Persijap juga telah belajar dari pertemuan pertama menghadapi
PSMS dengan hasil 1-1. Diakuinya, kendati
PSMS tidak memiliki pemain bintang, kolektivitas menjadi andalan pasukan kota
Medan dalam pertandingan. Absennya dua pemain Persijap, Jose Sebastian dan Julio Lopez disebutkan tidak terlalu memusingkan pelatih, masih banyak pemain yang bisa menggantikan. "Ada Diva Tarkas, Nor Hadi yang bisa menggantikan mereka. Strategi juga sudah disiapakan pelatih. Yang pasti kami punya tekad tidak menyerahkan hasil begitu saja kepada PSMS," pungkas Anjar.(
Bolahita)<br>