SURABAYA, BOLAHITA - Walaupun sudah aman melaju ke babak delapan besar Indonesia Championship Piala Jenderal Sudirman, PS TNI tidak akan mengendurkan hasratnya. Menghadapi Persib Bandung (30/11/2015) di laga terakhir grup C, tim ini ingin happy ending.
Tim besutan Suharto AD akan berusaha menutup dan menuntaskan semua pertandingan di fase grup dengan sapu bersih kemenangan. Keinginan ini disampaikan manajer tim, Andry Mahyar Matodang disela-sela latihan Legimin Rahardjo dkk. "Kita sudah tiga kali meraih kemenangan dan butuh satu lagi agar kita bisa sapu bersih semua partai di grup. Keinginan kita untuk menuntaskan semua pertandingan pasti ada," bilangnya kepada wartawan. Dan kans meraih ambisi tersebut memang sedang terbuka lebar.
Persib Bandung sendiri dipastikan tersingkir dari turnamen ini. Setelah dipertandingan ketiganya kemarin kalah dari Pusamania Borneo FC dengan skor 2-0. Ini membuat mereka berada posisi empat klasemen grup C dengan mengumpulkan 3 poin. Seandainya pun mereka menang dari PS TNI dan mengumpulkan enam poin, mereka kalah head to head dari Surabaya United yang juga mengumpulkan enam poin. Selain pintu menuju babak delapan besar yang sudah tertutup rapat, performa Persib di ajang ini juga tak seperti di Piala Presiden lalu.
Jalan inilah yang mau dijadikan Legimin Rahardjo dkk menutup semua pertandingan di grup dengan indah. "Tapi itukan situasi di luar lapangan dan akan pasti beda kalau sudah di lapangan. Persib juga tetap termotivasi tak mau kalah dari tim amatir," kata Andry. Terlepas dari itu semua, pertemuan PS TNI ini pun sebenarnya memiliki makna seru. Bagaimana tidak, PS TNI sendiri beraroma PS
Medan yang kemarin menjuarai Piala Kemerdekaan. Sedangkan Persib sendiri merupakan tim juara Indonesia Super League (ISL) dan Piala Presiden. Meski bukan sebuah partai el clasico, namun perseteruan dan gengsi saling mengalahkan sang juara pasti ada.
"Semangat mengalahkan tim besar, tim juara ISL dan Presiden sudah pasti ada. Bukan hanya saya saja, tapi semua pemain PS TNI. Peluang mereka sudah tertutup, tapi tidak untuk pertandingan nanti. Kans mereka untuk menang tetap ada," kata Andry Mahyar.