PSMS Harus Menahan Malu, Takluk dari PSPS di Stadion Teladan

PSMS Harus Menahan Malu, Takluk dari PSPS di Stadion Teladan

Mar 28, 2015 - 22:13
 0
PSMS Harus Menahan Malu, Takluk dari PSPS di Stadion Teladan
Jaya Hartono dkk harus puas dengan kekalahan perdana di Pangdam Cup
BOLAHITA - PSMS Medan harus menahan malu usai dikalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 2-1 dalam laga pembuka Piala Pangdam I/BB yang digelar di stadion Teladan, Sabtu sore.

Gagalnya kiper pengganti PSMS, Oki Rengga Winata mengantisipasi arah bola menghantarkan tim Laskar Bertuah --julukan PSPS di babak kedua yang gagal disamakan PSMS. Dengan hasil ini membuat peluang skuad berjuluk Ayam Kinantan bertambah berat. Apabila ingin lolos harus mengalahkan dua laga terakhir melawan Semen Padang U-21 dan Kwarta.

Sebenarnya di awal pertandingan PSMS tampil menjanjikan. Umpan pendek cepat dengan tusukan ke jantung PSPS membuat seisi stadion bergemuruh. Apalagi turnamen ini digratiskan membuat stadion penih dan diperkirakan terisi bekisar 15.000 penonton.

Terbukti dukungan penonton sempat membuahkan hasil. Baru 10 menit pertandingan, gawang PSPS sudah bisa dijebol Fazar Fitri Adinata. Bola terobosan cepat berhasil dicocornya melewati kolong kiper PSPS, Adi Chandra.

Namun selepas gol itu permainan PSMS malah menurun. Penguasaan bola pun berhasil dimenangi tim tamu. Akhirnya di menit 21, striker PSPS, Ahmad Ikhwan menjebol gawang PSMS. Salah koordinasi pemain bawah membuat pemain nomor 9 ini menyerobot bola dan dengan mudah mengecoh kiper PSMS yang dikawal M Yasir.

Awal petaka terjadi di awal babak kedua. M Yasir yang mengalami cidera terpaksa digantikan Oki Rengga Winata. Namun kiper bernomor 20 itu melakukan blunder di meni 49. Bola crossing yang ditangkapnya lepas. Ifrawadi sukses memanfaatkan blunder dan PSPS pun unggul 2-1. Namun hingga akhir pertandingan skor tetap untuk kemenangan PSPS Pekanbaru.

Pelatih PSMS Medan, Edi Syahputra mengatakan, kekalahan ini bukan menandakan perjuangan berhenti. Ia pun tidak mau pemainnya saling menyalahkan. "Kekalahan ini, saya tidak mau menyalahkan individu pemain, ini salah saya yang tidak bisa mengantisipasi strategi lawan. Memang benar salah Oki, tapi bukan Oki sendiri yang salah, tapi semuanya saya yang salah, ini belum kiamat, catat ini belum kiamat. Kita akan coba perbaiki," ujarnya.

Edi pun tetap optimis bisa meraih kemenangan di dua laga berikutnya. "Kita tetap optimis. Jangan menyerah. Ujian pertama kita disini," ungkapnya

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow