MEDAN, BOLAHITA - Kekisruhan
PSMS Medan yang sempat terjadi sepekan ini akhirnya berhenti. Polemik dengan manajemen akhirnya terselesaikan dengan pembatalan pemberhentian posisi Andry Mahyar Matondang dari manajer.
Berdasarkan rapat pengurus, Jumat (8/1/2016) sore kemarin, Andry Mahyar ditetapkan kembali sebagai manajer tim dan mengaktifkan kembali manajemen seperti biasanya.
Kemudian memutuskan Freddy Hutabarat mengambil alih kegiatan organisasi
PSMS Medan. Berikut statemen dalam jumpa pers yang berlangsung kemarin di Stadion Kebun Bunga :
Mahyono "Saya umumkan bahwa pucuk pimpinan diambil alih sama Freddy Hutabarat. Dan ini arahan langsung dari pembina, Edy Rahmayadi. Kalaupun keputusan saya salah, sekarang pun mundur. Saya sudah ngomong sama pembina kalaupun diganti, saya siap. Saya siap kembali ke profesi semula"
Freddy Hutabarat "saya diintruksikan pembina memegang
PSMS sampai menunggu beliau datang. Soal kebijakan, manajemen saya intruksikan berjalan seperti biasanya. Ada tiga perintah langsung dari pembina. Tolong agar kita menjaga kondisi agar kondusif, selagi beliau masih mau mengurus PSMS"
Andry Mahyar "Dengan dibatalkannya pemberhentian saya sebagai manajer, seluruh manajemen diaktifkan kembali. Saat ini ada 2 turnamen yg harus kita koordinasikan. Kemudian untuk kedepannya, hanya ada 1 manajemen terhadap jenjang
PSMS di kelompok umur. Semua
PSMS U-19, U-21, tetap Freddy Hutabarat bertanggungjawab dengan 1 manajemen. Kita selaraskan program kelompok umur ke tim senior"