PSMS Medan : Yang Mau, Mampu Dan Pantas.

PSMS Medan : Yang Mau, Mampu Dan Pantas.

Nov 6, 2015 - 13:02
 0
PSMS Medan : Yang Mau, Mampu Dan Pantas.
Legimin Rahardjo lolos klasifikasi yang diterapkan PSMS Medan
MEDAN, BOLAHITA - Keinginan tim PSMS Medan untuk merekrut pemain asal Sumatera Utara terus diupayakan oleh manajemen. Saat ini merupakan asli warga Sumatera Utara hanya 9 pemain. Sedangkan 14 lainnya merupakan pemain luar Provinsi bahkan berprofesi sebagai TNI. 

Kesembilan pemain tersebut yakni Guntur Pranata, Hardiantono, Wiganda Pradika, Syaiful Hidayat, Wanda Syahputra, Legimin raharjo, Tambun Naibaho, Aldino dan Tri Ardiansyah.

“Dari wal kami sudah komitmen, yang bisa bergabung dengan PSMS adalah orang yang mau, mampu dan pantas. Orang yang mau mematuhi aturan tertentu dari manajemen dan harus dilakukan oleh seorang atlet. Kita tidak bisa membebaskan atlet, hal itu dilakukan agar mereka itu menjadi seorang atlet yang baik sehingga dapat menjaga performanya, serta mampu mengikuti latihan apa yang kita inginkan, terutama karakter Medan ini tidak semua orang itu bisa,” jelas Suharto AD pelatih PSMS Medan.

Ia menilai selain masalah nilai kontrak yagn tidak cocok, masalah seperti keengganan mereka mengikuti seleksi walau berkelas ISL juga faktor banyak yang enggan beragabung ke PSMS. 

“Kelihatan banyak orang Medan yang setiap kita ajak kemari kayaknya enggan, dalam artian tidak cocok nominal kontrak. Padahal, mereka tidak menyadari kalau ini belom kompetisi. Berbeda, kalo berkompetisi nilai kontraknya pasti berbeda dengan sekarang ini. Selain itu, banyak saya lihat, mereka pengen masuk tanpa seleksi. Padahal saya mau siapapun orangnya, walaupun seleksi itu saya katakan seperti formalitas namun seleksi itu wajib, agar setiap orang itu tahun bahwa bermain bola itu tidak asal,” terang Suahrto AD.

Namun, ditegaskannya tim pelatih tetap menerima pemain Sumut untuk bergabung dengan tim Ayam Kinantan, dengan catatan tetap mengikuti seleksi.

Sementara itu, manajer PSMS Andri Mahyar Matondang menjelaskan, tidak ada niat dari manajemen PSMS untuk membatasi pemain Sumut bergabung dengan PSMS. Hanya saja, mereka tetap ikut seleksi dan bersedia mematuhi aturan tim PSMS saat ini.

“Kita coba flash back ke tahun 2008 silam. Mana lebih banyak komposisi pemain sumut kita dengan saat ini? Jadi, sebenarnya PSMS dari kemarin-kemarin sudah seperti itu. Kalo kita berbicara zamannya Sihar Sitorus berapa banyak sih pemain Lokal PSMS yang dipakai? Ini kan era nya profesional. Kita berharap dari kemarin anak-anak Medan yang ke ISL mau datang bergabung dengan PSMS," bilangnya.

"Kita sudah tawarkan dan buka peluang untuk hadir, tapi kan buktinya tidak ada yang mau datang. Jadi PSMS ini kita buka bagi mereka yang memang mau, mampu, dan pantas. Soal undangan kan gak mungkin saya undang mereka satu-satu. Kan di media sudah diberitahukan sebelumnya,” tegas Andri.
 
“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan orang tua si Paulo. Yang janjinya mau ketemu Paulo tapi diwakili mereka. Dan orang tuanya mengatkan, Paulo masih terikat kontrak dengan PS Barito dan kalo mau diikutkan turnamen saja bisa diizinkan. Tapi saya tegaskan, bergabung dengan PSMS tidak hanya untuk ikut turnamen saja,” tambahnya.

“Jadi gak ada cerita pemain TNI tidak dibuang. Saya tetap berharap pemain Medan mau bergabung dengan PSMS. Seperti Rico Simanjuntak tetap welcome kita. Apalagi 4 pemain Medan yang kini masih mengikuti pendidikan TNI juga masih inves kita. Jadi tidak 9 pemain Sumut yang kini ada di Skuad PSMS melainkan 13 pemain,” jelasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow