Perjalanan Rudi Saari Sebagai Pemain dan Pelatih
Perjalanan Rudi Saari Sebagai Pemain dan Pelatih
Mantan pemain yang top di era Harimau Tapanuli tahun 1989 - 1996 meninggalkan seorang istri Suriani dan tiga anak, Ricky Ardian, M Fadilah dan Anisa. Jenazah Rudi Saari disemayamkan di rumah duka Jalan Rakyat Dusun 1 Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.
Pria yang bernama lengkap Rudi Harianto Saari ini meninggal di rumahnya. Sebelum meninggal sempat mendapat perawatan di selama 40 hari rumah sakit Adam Malik Medan. Rudi Saari mengalami sakit kanker paru-paru.
Ketika bermain, Rudi Saari juga pernah memperkuat klub anggota PSMS, Sahata, memperkuat Medan Jaya dan Semen Padang di era galatama.
Sebagai pelatih di PSMS Medan (2006), Rudi Saari sukses membawa Piala Emas Bang Yos (PEBY) ke Medan. Selamat jalan coach Rudi Saari.
Nama, Rudi Harianto Saari
Lahir, Medan 01 February 1965 (49tahun)
Istri, Suriani
Anak, Ricky Ardian M Fadilah Anisa
Alamat, Graha Tanjung Anom
Karir Pemain :
- Klub Sahata, Divisi Utama PSMS (1983-1985)
- Semen Padang, Galatama (1987-1988)
- PS Pemdasu Divisi Utama PSMS (1989-1989)
- Harimau Tapanuli dan Perstu Tapanuli Utara (1989 - 1996)
- Dipinjamkan Ke Medan Jaya, Liga Dunhil I (1995)
- PS Tirtanadi, Divisi Utama PSMS (1997-1998)
- PSMS Medan, Piala Cakradonya di Banda Aceh (1998)
- PS Pramindo Telkom, Divisi Tiga PSMS (1989-1999)
Karir Pelatih :
- PS Telkom (2001-2005)
- SSB Swara Naviri Pardede (2002-2003)
- Asisten Pelatih PSSI U-17 (2002-2003)
- PSMS Junior (2003-2004)
- Asisten Pelatih PSMS Senior (2006)
- Asisten Pelatih PSMS (2007)
- PSSB Bireuen (2009)
- PON SUMUT 2012
- PSAP Sigli 2012
What's Your Reaction?