Review: Juara Ditentukan Lewat Penalti
Review: Juara Ditentukan Lewat Penalti
Meskipun TGM lebih memilih sesekali melakukan serangan beli, namun jual beli serangan cukup sering terjadi. Di babak pertama, Kwarta diuntungkan dengan kematangan pemain seniornya. Kolaborasi Affan Lubis, Novianto dengan pemain-pemain muda mampu mengambil dominasi serangan.
Tim besutan Lilik Suheri ini akhirnya membuka keunggulan di menit ke-23. Tendangan keras Ismail dari luar kotak penalti tak mampu dijangkau kiper TGM. Sayangnya, gol ini tak mampu berlanjut. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk Kwarta bertahan.
Di babak kedua, TGM tak mau kalah. Sabda berkonsetrasi menguasai lini tengah dan menempatkan tiga striker sekaligus. Pelan-pelan TGM mulai menekan. Cuaca yang masih panas tak menurunkan tempo. Malah wasit harus memberikan kartu kuning kedua bagi Suwandi "gelek" di menit ke-52. Namun kalah jumlah pemain tak membuat Kwarta mengendurkan serangan.
Kesabaran TGM membongkar pertahanan Kwarta berbuah hasil. Empat menit jelang pertandingan usai, kemelut yang berasal dari tendangan pojok berhasil dimanfaatkan Adriansyah. Tendangannya gagal diantasipasi pemain dan kiper Kwarta, sehingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor ini pun bertahan hingga babak kedua usai.
Disudahi dengan Adu Penalti
Affan Lubis menjadi penendang pertama dari Kwarta FC. Sukses mencetak gol diikuti penendang lain seperti Fauzan, Kiki dan Ikhsan. Peluang Kwarta untuk menjadi juara terbuka ketika penendang TGM gagal. Namun, sayang sekali kans itu kembali hilang setelah Orion, penendang dari Kwarta juga gagal. Skor kembali sama, 7-7.
Skor imbang terus bertahan, meskipun tiga penendang sudah ditambah. Bahkan eksekusi kedua kiper sama-sama masuk. Skor draw, 10-10 kembali terjadi. Sesuai dengan hasil teknikal meeting, gelar juara memang harus didapatkan. Kedua tim sepakat menambah satu penendang lagi.
Dari TGM, Wahyu sukses mengeksekusi tendangan penalti penentu. Petaka datang dari Kiki Lissusanto, yang gagal mengulangi penalti indahnya di lima penendang pertama. Tendangannya malah melenceng jauh di atas mistar gawang. TGM akhirnya sukses menuntaskan penalti dengan kemenangan 11-10. (Bolahita)
What's Your Reaction?