BOLAHITA, MEDAN - Program pelatih
PSMS Medan, Peter Butler terganggu. Yaitu akibat dipakainya Stadion Teladan oleh timnas U-16 Indonesia yang sedang TC di Kota
Medan.
Mau tak mau, Butler pun mengalah dan harus pindah ke lapangan lain. “Saya sudah siapkan rencana program satu bulan lalu. Sekarang jadi tak bisa. Tak bagus buat tim,“ kata Peter Butler.
“Tidak ada pilihan. Semua lapangan tak cukup bagus. Kenapa tidak memberikan lapangan lain ke Timnas U-16. Kenapa kita yang harus terganggu,†kata Peter Butler.
Butler menegaskan bukan tak mencintai timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Ingris ini mengaku adalah fans fanantik Garuda Indonesia.
“Saya menghormati timnas Indonesia. Dan saya penggemar fanatik Indonesia. Namun,
PSMS saat ini dalam situasi yang sulit. Dan, sekarang tidak ada lapangan yang cukup baik untuk latihan,†Peter Butler.
PSMS Medan sendiri saat ini ada di peringkat dasar klasemen Liga 1. Dengan torehan 19 poin dari 20 kali main, 6 menang, 1 seri dan 13 kalah.
Butler yang tiba di
Medan, Sabtu (25/8/2018) malam mengatakan belum tahu lapangan mana yang akan dipilih untuk digunakan latihan besok. Manajemen mengusulkan tiga tempat, Stadion Pardede, TGM dan Lapangan Dispora Jalan Pancing.