Alasan Persija Belum Diwajibkan Bayar Sejumlah Uang ke Marko Simic
Manajemen Persija Jakarta telah memberikan respons terkait konflik yang terjadi dengan Marko Simic.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Manajemen Persija Jakarta telah memberikan respons terkait konflik yang terjadi dengan Marko Simic.
Presiden Persija, Mohammad Prapanca menyatakan bahwa klub mereka tidak diwajibkan untuk membayar uang yang tertera dalam dokumen FIFA karena Simic telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Sebelumnya, Persija dikabarkan kalah dalam gugatan yang diajukan oleh Simic. Dalam dokumen Dispute Resolution Chamber (DRC) FIFA yang dikeluarkan pada 15 Maret 2023, Persija diwajibkan membayar gaji, bonus, dan lainnya kepada Simic dari periode Mei 2020 hingga April 2022 dengan total 477.217 Dollar AS atau setara dengan Rp7 miliar.
BACA JUGA:
Bahas Problem Finishing Timnas, Shin Tae-yong Singgung soal Pembinaan Usia Dini
Kadispora Medan Terima Informasi Stadion Teladan Dijadikan Venue Penutupan PON 2024
Juara di Liga CDX U19 Bandung, Futsalhita Boyong Semua Gelar
Luis Milla Bingung soal Stadion Tempat Persija Jamu Persib
Namun, Prapanca mengklaim bahwa mereka menerima informasi bahwa Simic masih tidak menerima keputusan FIFA dan telah mengajukan banding ke CAS. Oleh karena itu, Prapanca menyatakan bahwa Persija belum diwajibkan membayar jumlah yang tercantum dalam dokumen DRC FIFA kepada Simic.
"Jadi belum ada keputusan apapun dan kewajiban apapun bagi Persija untuk melakukan pembayaran jumlah tertentu kepada Simic," ujarnya pada acara Ngopi Bareng Presiden Klub di Kemang, Jakarta pada Sabtu (25/3/2023).
Kelanjutan dari konflik antara Persija dan Simic masih menjadi hal yang menarik untuk ditunggu.
What's Your Reaction?