FFI Terapkan Liga Tertutup untuk Tingkatkan Profesionalisme Futsal Nasional

Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi mengubah format kompetisi futsal nasional dengan menerapkan liga tertutup berbasis Lisensi Partisipasi

Aug 2, 2025 - 11:18
Aug 2, 2025 - 11:19
 0
FFI Terapkan Liga Tertutup untuk Tingkatkan Profesionalisme Futsal Nasional

FUTSALHITA - Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi mengubah format kompetisi futsal nasional dengan menerapkan liga tertutup berbasis Lisensi Partisipasi. Artinya, mulai musim 2025-2026, sistem promosi dan degradasi yang selama ini berlaku akan dihapuskan.

Perubahan besar ini tertuang dalam Peraturan Nomor 015/FFI-LGL/VII-PER/2025. FFI menegaskan, kebijakan tersebut diambil untuk memperkuat tata kelola futsal, meningkatkan profesionalisme klub, sekaligus membangun ekosistem industri futsal yang stabil dan bernilai ekonomi.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Sistem Baru Liga Tertutup

  • Pro Futsal League (PFL) 2025-2026 akan diikuti maksimal 14 klub.

    • Sepuluh klub teratas klasemen PFL 2024-2025 otomatis mendapat Lisensi Partisipasi.

    • FFI menargetkan ekspansi menjadi 16 klub pada musim 2026-2027.

  • Women’s Pro Futsal League (WPFL) akan mulai menerapkan sistem serupa pada musim 2026.

    • Maksimal 10 klub di musim perdana, dengan enam klub teratas dari musim sebelumnya mendapat lisensi otomatis.

    • Target ekspansi WPFL: 12 klub (2027), lalu 14 klub (musim berikutnya).


Hak dan Kewajiban Klub Berlisensi

Klub yang memperoleh Lisensi Partisipasi akan mendapatkan:

  • Hak tampil di liga profesional nasional.

  • Distribusi pendapatan terpusat dari FFI.

  • Pemanfaatan hak kekayaan intelektual liga untuk promosi dan kegiatan komersial.

Namun, klub juga wajib:

  • Mematuhi seluruh regulasi FFI.

  • Menyampaikan laporan keuangan tahunan yang diaudit.

  • Menjaga standar lisensi secara berkelanjutan.

  • Menjaga reputasi dan nama baik federasi.

Tujuan Transformasi

Menurut Sekjen FFI, perubahan ini bukan sekadar teknis, melainkan strategi besar untuk menciptakan ekosistem futsal nasional yang profesional dan berkelanjutan.

“Dengan sistem baru ini, kami ingin memastikan bahwa klub peserta dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan memiliki ruang untuk tumbuh dalam jangka panjang,” jelasnya.

FFI menegaskan, meski liga tidak lagi mengenal promosi dan degradasi, prinsip kompetisi sehat dan adil tetap dijunjung tinggi.

Latar Belakang

  • PFL telah menjadi liga futsal utama di Indonesia sejak 2006, melahirkan banyak talenta untuk tim nasional.

  • WPFL rutin digelar sejak 2012, menjadi wadah penting pembinaan futsal putri.

Kebijakan liga tertutup diharapkan memberi kepastian bagi klub untuk merancang program jangka panjang, mulai dari pembinaan pemain muda, penguatan manajemen, pembangunan fasilitas, hingga strategi branding.

Dengan langkah ini, FFI berkomitmen membawa futsal Indonesia sejajar dengan standar global: profesional, relevan secara industri, dan berdaya saing internasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow