Futsal Papua Pegunungan Buka Asa Lolos Grup Usai Kandaskan Lampung 5-4

Pelatih Papua Pegunungan, Yohanes Penius Lani, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya di PON Sumut-Aceh 2024.

Sep 3, 2024 - 08:30
 0
Futsal Papua Pegunungan Buka Asa Lolos Grup Usai Kandaskan Lampung 5-4

FUTSALHITA - Tim futsal Papua Pegunungan membuka peluang lolos dari fase grup setelah meraih kemenangan tipis 5-4 atas Lampung. Pelatih Papua Pegunungan, Yohanes Penius Lani, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya di PON Sumut-Aceh 2024.

Yohanes tidak menuntut target berlebihan dari para pemain futsal Papua Pegunungan. Hal ini disampaikannya setelah pertandingan melawan Lampung di GOR Dispora, Jalan Pancing, Deliserdang, pada Senin (2/9/2024).

"Kami bersyukur, babak pertama dan kedua kami unggul, puji Tuhan ini poin penuh lagi bagi kami. Puji Tuhan, ini membuka peluang kami untuk lolos dan memberikan pengalaman luar biasa bagi anak-anak. Seperti kemarin, prinsipnya bermain apa adanya, tidak ada target harus lolos," jelasnya.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Dalam pertandingan ini, tim Papua Pegunungan dipimpin oleh pelatih Matheus Balubun. Ia membawa sejumlah pemain, termasuk Yance, Hadzon, Januari, James, Very, Jeremay, Waromi, Abraham, Jhon Onesimus, Ronny, Samuel, Evra Aibesa, Amindey, Gilbert, dan Alban.

Tim Papua Pegunungan tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil unggul 5-2 pada babak pertama. Namun, di babak kedua, permainan mereka sedikit menurun dalam hal pertahanan. Akibatnya, keunggulan yang awalnya besar hampir terkejar hingga skor akhir menjadi 5-4. Meski begitu, Papua Pegunungan berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

Sementara itu, Lampung harus menerima kenyataan pahit dengan kekalahan ini. Mereka telah mengalami tiga kali kekalahan, yakni melawan Kalimantan Timur, Banten, dan Papua Pegunungan.

Pelatih Lampung, Devi Mark, harus menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Ia menyatakan bahwa timnya akan melakukan evaluasi setelah menurunkan pemain seperti Rafat Putra, Beshky, R. Fauzan, Febian, dan Putra, dengan cadangan Hafiz, Bintang, Ifan, Zeka, Rafli, Raditya, Aryano, Gilang, dan Nadias.

Devi Mark juga mengungkapkan beberapa kendala yang dialami oleh timnya. Menurutnya, mereka sering kehilangan bola saat mencoba melakukan umpan-umpan pendek. Akurasi passing mereka sering diintersepsi oleh lawan, yang kemudian dimanfaatkan untuk serangan balik.

"Anak-anak sudah berjuang, tetapi memang kurang adaptasi dengan ukuran lebar dan panjang lapangan, karena selama ini kami terbiasa dengan lapangan yang berbeda," katanya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow