PSMS Medan Bantah Rumor Reswandi Jadi Pelatih EPA U-20
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, membantah kabar yang menyebut mantan pemain PSMS Medan, Reswandi, akan menjadi pelatih kepala tim Elite Pro Academy (EPA) U-20
BOLAHITA.ID - Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, membantah kabar yang menyebut mantan pemain PSMS Medan, Reswandi, akan menjadi pelatih kepala tim Elite Pro Academy (EPA) U-20 PSMS Medan untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Rumor mengenai penunjukan Reswandi sebelumnya ramai diperbincangkan di kalangan suporter dan pecinta sepak bola Sumatera Utara. Informasi tersebut juga sempat beredar luas di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Fendi menegaskan hingga saat ini manajemen PSMS Medan belum mengambil keputusan terkait penunjukan pelatih EPA U-20. Ia menyebut setiap nama yang akan mengisi posisi tersebut harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari dirinya selaku Presiden klub.
“Sejauh ini belum ada. Saya juga belum menerima laporan mengenai nama-nama calon pelatih. Semua penunjukan pelatih harus mendapatkan persetujuan saya terlebih dahulu,” ujar Fendi Jonathan.
Ia menambahkan, kabar tersebut juga membuat Direktur Akademi PSMS Medan, Legimin Rahardjo, menghubunginya untuk memberikan klarifikasi. Dalam komunikasi tersebut ditegaskan bahwa belum ada keputusan resmi terkait pelatih tim EPA.
“Ketika ada pemberitaan yang menyebut nama tersebut, Coach Legimin langsung menelepon saya. Jadi memang belum ada keputusan apa pun terkait pelatih EPA,” katanya.
View this post on Instagram
Meski demikian, Fendi memastikan manajemen tetap mempersiapkan pembentukan tim Elite Pro Academy PSMS Medan. Ia mengaku telah memberikan arahan kepada Direktur Akademi untuk segera menyusun kebutuhan tim, termasuk struktur kepelatihan.
“Untuk persiapan EPA memang masih berproses. Saya sudah memberikan arahan kepada Direktur Akademi, sekarang tinggal menunggu realisasinya,” ucapnya.
Fendi menegaskan manajemen tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pelatih maupun menyusun tim. Seluruh proses akan dilakukan secara matang agar PSMS Medan memiliki skuad Elite Pro Academy yang kompetitif.
Sementara itu, Reswandi dikenal sebagai salah satu legenda PSMS Medan yang memiliki pengalaman panjang di dunia sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih. Setelah pensiun sebagai pemain, ia melanjutkan karier di bidang kepelatihan dengan fokus pada pembinaan pemain muda.
Dalam perjalanan kariernya, Reswandi juga pernah menjabat sebagai asisten pelatih tim senior PSMS Medan pada beberapa periode, serta sempat memperkuat klub lain seperti Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya.
What's Your Reaction?