GAGAL TEMBUS LIMA BESAR CHAMPIONSHIP, PSMS MEDAN INCAR HAPPY ENDING DI MARKAS PERSIRAJA

PSMS Medan menargetkan kemenangan dalam lawatannya ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (2/5/2026) mendatang. Duel ini menjadi pertandingan pekan terakhir pada Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Apr 29, 2026 - 14:04
Apr 29, 2026 - 14:14
 0
GAGAL TEMBUS LIMA BESAR CHAMPIONSHIP, PSMS MEDAN INCAR HAPPY ENDING DI MARKAS PERSIRAJA
Eko Purdjianto pelatih PSMS Medan (Foto: Ray Martin Nababan)

PSMS MEDAN BIDIK KEMENANGAN DI DERBY SUMATRA KONTRA PERSIRAJA

BOLAHITA - PSMS Medan menargetkan kemenangan dalam lawatannya ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (2/5/2026) mendatang. Duel ini menjadi pertandingan pekan terakhir pada Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Laga tersebut menjadi pertemuan ketiga bagi tim berjuluk Ayam Kinantan dan Laskar Rencong di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia itu. Meski sudah tidak memengaruhi posisi akhir kedua tim, pertandingan dipastikan tetap berlangsung sengit dan sarat gengsi.

Pasalnya, duel ini dikenal sebagai Derby Sumatra. Dalam dua pertemuan sebelumnya, PSMS Medan masih menjadi momok bagi Persiraja Banda Aceh. Kim Jeung Ho dan rekan-rekan sukses meraih kemenangan baik saat bermain di kandang maupun tandang.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Pada putaran pertama, PSMS Medan menang tipis 1-0 di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (25/10/2025). Sementara pada putaran kedua, Ayam Kinantan kembali unggul 2-1 di Stadion H. Dimurthala pada 18 Januari 2026.

Dengan catatan tersebut, kedua tim diprediksi akan tampil maksimal demi menjaga gengsi sekaligus menutup musim dengan hasil positif.

Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menyebut timnya sudah kembali fokus mempersiapkan diri. Proses pemulihan pemain serta evaluasi pertandingan sebelumnya telah dilakukan, dan kini tim mulai menjalani latihan taktikal.

“Kita sudah mulai persiapan lagi, karena kemarin kita baru recovery dan evaluasi. Kita mulai latihan taktikal hari ini untuk laga tandang menghadapi Persiraja Banda Aceh,” ujar Eko, Selasa (28/4/2026).

Dalam klasemen sementara Grup A, Persiraja Banda Aceh berada di posisi keempat dengan 39 poin, sementara PSMS Medan menempati peringkat ketujuh dengan 35 poin. Secara matematis, posisi tersebut tidak lagi bisa berubah bagi kedua tim.

Meski demikian, Eko menegaskan timnya tetap mengincar hasil maksimal di laga terakhir musim ini.

“Target kita menampilkan permainan terbaik dan hasil maksimal. Karena kita di sana pernah dapat hasil positif. Bismillah kita bisa mengambil poin di sana. Kita mau menutup kompetisi ini dengan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Namun, PSMS Medan dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Dua pemain utama, Reky Rahayu dan Antoni Nugroho, harus absen akibat akumulasi kartu.

Situasi ini membuat tim pelatih harus memutar otak untuk meracik strategi yang tepat. Kita optimalkan pemain yang ada untuk melawan Aceh nanti. Saya juga akan mengubah taktik untuk laga tersebut,” ujar pelatih asal Semarang itu.

Eko juga menilai Persiraja Banda Aceh kini tampil lebih berkembang dibandingkan pertemuan sebelumnya. Meski begitu, ia tetap optimistis timnya mampu mencuri poin.

“Karena Aceh di putaran ketiga ini banyak berbenah dan mereka bisa di lima besar. Tapi kita tetap punya harapan untuk bisa mengambil poin di sana,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow