Gerak Cepat, PSSI Minta Bantuan Pemerintah Percepat Proses Jordi Amat dan Sandy Walsh ke Timnas Indonesia

Kedua pemain yang diungkap STY tengah berkarier di Liga Utama Belgia, Jupiler Pro League

Gerak Cepat, PSSI Minta Bantuan Pemerintah Percepat Proses Jordi Amat dan Sandy Walsh ke Timnas Indonesia

JAKARTA - Respon cepat diberikan PSSI atas permintaan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapatkan pemain incaran keturunan.

Melalui Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan akan meminta bantuan Pemerintah Republik Indonesia untuk membantu proses para pemain keturunan pindah kewarganegaraan untuk bisa cepat memperkuat Timnas Indonesia.

Sebelumnya, Shin Tae-Yong (STY) membeberkan mengajukan empat nama pemain keturunan ke PSSI. Guna dipanggil ke dalam skuadnya. 

Namun pelatih asal Korea Selatan tersebut baru mengungkap identitas dua pemain yang diinginkannya yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Kedua pemain yang diungkap STY tengah berkarier di Liga Utama Belgia, Jupiler Pro League. 

BACA JUGA : Statistik Pemain Keturunan yang Menunggu Dipanggil Shin Tae-yong

Walsh bermain untuk KV Mechelen sedangkan Jordi Amat berseragam KAS Eupen. Keduanya juga sudah terang-terangan ingin membela Timnas Indonesia.

Dua nama lainnya yang diyakini merupakan rekomendasi Shin Tae-yong adalah Mees Hilgers dan Kevin Diks. 

Jika keempat pemain keturunan tersebut bergabung, Shin Tae-yong bahkan optimistis timnas Indonesia akan kuat di ASEAN.

"Proses (naturalisasi) cukup panjang ya. Tapi kami akan lapor ke pemerintah minta dispensasi percepat mereka untuk jadi pemain Timnas Indonesia," kata Mochamad Iriawan saat pelepasan Timnas Indonesia menuju Turki.

"Kami gerak cepat tanya pemerintah agar bisa dukung tim kita (Timnas) secepatnya," ucap Mochamad Iriawan.

Baik Sandy Walsh dan Jordi Amat sudah menunjukan keinginan dan mempublish jika memiliki garis keturunan Indonesia. Namun sesuai statuta FIFA, mereka juga harus menunjukkan dokumen resmi punya darah keluarga Indonesia.

Selain itu, mereka juga harus mendapat persetujuan dari federasi negara sebelumnya dalam hal ini Belanda dan Spanyol sebelum bisa memperkuat Timnas Indonesia. 

Itu lantaran keduanya sudah pernah membela timnas junior Belanda dan Spanyol. 

Jika tidak bisa menunjukkan dokumen tersebut, mereka harus menjalani proses perpindahan kewarganegaraan dan bermain selama lima tahun berturut-turut di Indonesia.