Statistik Pemain Keturunan yang Menunggu Dipanggil Shin Tae-yong
Pelatih Timnas Indonesia optimis dengan masuknya tiga pemain tersebut bisa membantu
JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengakui sudah mengajukan empat nama keturunan Indonesia untuk diproses PSSI.
Dua di antaranya adalah Sandy Walsh dan Jordi Amat. Namun, Shin Tae-yong belum membeberkan dua nama lagi yang dia ajukan kepada PSSI.
Sepertinya, Shin Tae-yong masih belum yakin dengan para pemain Timnas Indonesia yang ada saat ini.
Sandy Walsh dan Jordi Amat merupakan pemain keturunan yang memiliki darah Indonesia.
BACA JUGA : Daftar 36 Pemain Timnas U-18 ke Turki
BACA JUGA : Misi Elkan Baggott Jelang Lawan Afghanistan
BACA JUGA : Kontra Afghanistan, Shin Tae-yong Optimis Dengan Skuad Garuda
Sandy yang bermain di Belgia untuk KV Mechelen mengaku mempunyai darah Indonesia melalui sang ibu.
Jordi juga membela klub Belgia, KAS Eupen. Jordi juga mengaku mempunyai garis keturunan Indonesia melalui sang ibu.
Dan kedua pemain ini belum pernah mencapai level senior di timnas, sehingga terbuka lebar untuk memanggil keduanya.
Dua nama lagi yang belum disebutkan itu, kabarnya adalah Mees Hilgers. Pemain berusia 20 tahun itu tengah memperkuat FC Twente di Liga kasta teratas Belanda.
Hilgers mengaku memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara.
Bagaimana statistik ketiga pemain itu di klubnya masing-masing? Simak ulasan sportstars.id berikut ini.
Berikut datanya yang dilansir dari situs transfermarkt.
Sandy Walsh di KV Mechelen cukup mengesankan. Terlebih lagi, klub itu berada di kasta teratas kompetisi Liga Belgia.
Sang bek kanan hampir tak tergantikan dalam skuad utama Mechelen di musim 2020-2021. Dia sering diturunkan selama 90 menit pada setiap laga.
Secara total, pria berusia 26 tahun itu mencatatkan 24 penampilan musim lalu dengan torehan 3 gol dan 3 assist.
Dia lantas melanjutkan kiprah impresifnya musim ini dengan mencatatkan 14 penampilan dengan koleksi 2 gol dan 3 assist.
Kiprah Jordi Amat di klub Belgia KAS Eupen juga cukup mengesankan. Sang bek tengah sering dimainkan oleh klubnya.
Musim ini saja, dia telah turun dalam 13 laga dengan catatan 1 assist.
Adapun statistik pemain muda Mees Hilgers di FC Twente juga cukup mengesankan. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu telah mencatatkan 11 penampilan dengan koleksi 1 gol dan 1 assist.
Statistik yang impresif ini tentu memberikan kita harapan.
Indonesia diyakini dapat meraih prestasi jika ketiganya bergabung.
Adapun Hilgers bisa berduet dengan Elkan Baggott di lini belakang Timnas Indonesia demi menciptakan tiang kokoh pertahanan yang sulit ditembus lawan.
What's Your Reaction?