Haul ke-100 Tuan Guru Babussalam Dihadiri Ribuan Jemaah, Ada dari Luar Negeri
Saat ini, Tuan Guru Babussalam dipimpin oleh Syekh Dr. Zikmal Fuad, MA, yang merupakan Tuan Guru Babussalam ke-13 sejak Tuan Guru pertama, Syekh H Abdul Wahab Rokan Al Khalidi Naqsabandi.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Ribuan jemaah memadati Haul ke-100 Tuan Guru Babussalam, Syeikh Abdul Wahab Rokan di Besilam, Kecamatan Pandang Tualang, Kabupaten Langkat. Jemaah dari berbagai daerah, termasuk Provinsi Sumatera Utara, provinsi lain, dan bahkan dari luar negeri seperti Malaysia, berkumpul untuk melaksanakan zikir bersama, berziarah, dan bersilaturahmi dengan pengurus Tuan Guru Babussalam.
Plt. Bupati Langkat, Syah Afandin, menyampaikan rasa terima kasih kepada Tuan Guru Babussalam Syekh Abdul Wahab Rokan yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat Langkat selama ini.
"Luar biasa setiap tahun memperingati Haul ini. Alhamdulillah, jumlah pengunjung semakin banyak, ini karena beliau bernazar sehingga semakin mudah akses bagi masyarakat," kata Afandin pada Selasa (5/12).
Afandin menambahkan bahwa dengan sebentar lagi jalan tol akan dibuka, akses ke Babussalam akan semakin mudah, terutama bagi tamu dari luar daerah Kabupaten Langkat.
"Saya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Langkat kepada seluruh tamu dan jemaah yang berhadir. Harapan saya tetaplah apa yang sudah menjadi cita-cita bisa tercapai dan tidak boleh ada kontaminasi politik di sini," ungkapnya.
Afandin juga berharap agar semua yang hadir mendapatkan ridha Allah dan karunia yang terus menerus.
Tuan Guru Babussalam Langkat, Syekh Dr. Zikmal Fuad, menjelaskan bahwa pada tahun 1879, Syeikh Abdul Wahab mendapatkan wakaf sebidang tanah di wilayah Langkat dari Sultan Langkat, yaitu Sultan Musa al-Muazzam Syah pada tahun 1883.
Tanah seluas 131,5 Ha tersebut kemudian menjadi tempat pembangunan perkampungan baru lengkap dengan masjid dan pesantren. Perkampungan ini diberi nama Kampung Babussalam, yang berarti pintu keselamatan.
"Perkembangan Babussalam dari tahun ke tahun semakin meningkat. Mudah-mudahan perkembangan kampung ini diridai dan dirahmati Allah SWT. Atas nama tuan guru Babussalam, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang berkenan hadir di majelis ini, dan mohon maaf jika ada kekurangan baik tempat maupun fasilitas yang ada," ujarnya.
Menyampaikan sejarah singkat Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan, ia lahir pada 28 September 1811 di Kampung Danau Runda, Rantau Binuang Sakti, Nagari Tinggi, Kabupaten Kampar, Riau, dan meninggal pada 27 Desember 1926 di Besilam pada usia 115 tahun.
Saat ini, Tuan Guru Babussalam dipimpin oleh Syekh Dr. Zikmal Fuad, MA, yang merupakan Tuan Guru Babussalam ke-13 sejak Tuan Guru pertama, Syekh H Abdul Wahab Rokan Al Khalidi Naqsabandi.
View this post on Instagram
What's Your Reaction?