Imbas 'Oknum' Wakil PSMS di Kongres PSSI, Suporter Minta Klub Ambil Langkah Hukum
Imbas 'Oknum' Wakil PSMS di Kongres PSSI, Suporter Minta Klub Ambil Langkah Hukum
BOLAHITA, MEDAN - Kelompok suporter pendukung Ayam Kinantan, PSMS Fans Club (PFC) buka suara terkait 'oknum' wakil klub di Kongres PSSI yang berlangsung di Hotel Trans Luxury Bandung, Senin (30/5/2022) siang.
Pengurus Pusat Suporter PSMS Fans club meminta Mlmanajemen PSMS untuk segera tindak lanjuti kejanggalan utusan PSMS yang disetujui dalam pendaftaran peserta kongres biasa PSSI Tahun 2022.
"Kami berharap manajemen mengambil sikap dan langkah tegas untuk persoalan wakil klub di Kongres PSSI yang berlangsung di Bandung. Ini sudah keterlaluan dan membahayakan masa depan PSMS," ujar Hendra M Sihaloho, Ketua Umum PFC.
"Lakukan langkah-langkah hukum dengan cara melakukan laporan ke Polisi, kuat dugaan kami oknum yg mengatasnamakan PSMS Medan telah melakukan pemalsuan mandat dari PSMS Medan dalam acara Kongres PSSI di Bandung," ucap Hendra M Sihaloho.
Hendra sangat mengharapkan manajemen PSMS Medan harus secepatnya melaporkan dugaan pemalsuan tersebut. "Tentu agar bisa menjadi efek jera bagi yg lain, dimana hal seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari," pungkasnya.
Sebelumnya, perwakilan PT. Kinantan Medan Indonesia (KMI) yang menaungi PSMS Medan untuk Liga 2 2022, tak diterima masuk dalam Kongres Biasa PSSI 2022 di Bandung, Senin (30/5/22).
Di mana perwakilan PT. KIM ini diwakili atau dimandatkan ke Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, bersama Direktur Hukum PT. KMI, Bambang Abimanyu.
"Pertama kami sangat terkejut, mandat kami tidak diproses sejak Minggu (29/5) malam. Mandat kami diterima panitia kongres bagian registrasi, tapi mereka seperti kebingungan. Kita heran dan bertanya ada apa ini," kata Mulyadi mengawali ceritanya, saat dihubungi awak media, Senin (30/5/22).
Karena tak direspon, lanjut Mulyadi, salah satu penanggung jawab registrasi kongres sempat meminta pihaknya menunggu.
"Ternyata setelah kita tunggu, kita baru tahu kalau ada oknum yang mengaku PSMS yang lebih dulu meregistrasi dan sudah mendaftar melalui SIAP (Sistem Informasi dan Administrasi PSSI) yang sudah disetujui," bebernya.
What's Your Reaction?