Jadwal Grup A dan D Menggantung, Manajer PSMS Sebut Punya Kerugian
Jadwal Grup A dan D Menggantung, Manajer PSMS Sebut Punya Kerugian
BOLAHITA, MEDAN - Belum keluarnya jadwal grup A dan D Liga 2 Indonesia tentu memiliki dampak serta kecemasan tersendiri bagi klub yang menghuni pool tersebut.
Kecemasan molornya kick off yang berujung bertambahnya durasi kontrak pemain hingga ke psikis pemain yang terlalu lama menunggu. Seperti PSMS Medan yang mulai menyimpan kecemasan tersebut.
"Secara mental pasti adalah kerugian karena mengganggu persiapan itu pertama. Yang kedua juga, yang namanya menunggu itu kan tidak enjoy," kata Mulyadi Simatupang manajer PSMS.
"Sampai saat ini kepastian belum ada. Bahkan isu yang kita dengar bisa-bisa pertandingan dipindahkan ke Pulau Jawa," ucapnya.
Selain itu juga mundurnya jadwal memberi kerugian secara finansial terutama dalam hal kontrak dan penggajian pemain.
"Tidak peduli main dimanapun, asalkan jelas. Biar kita segera berangkat dan tidak lagi diulur-diulur karena nanti ujung-ujungnya pasti ke dana. Kalau nanti diulur bisa-bisa gaji terus jalan. Kompetisinya selesai lebih dari Desember sementara hampir semua kontrak pemain itu selesainya Desember," beber Mulyadi Simatupang.
Namun dibalik itu, terkait rumor yang menyatakan bakal dipindahnya status tuan rumah grup A, PSMS menyambut positif.
"Kalau ini yang terjadi (main di Yogyakarta, red), saya kira ini semakin baik bagi kita. Semua berpeluang sama karena tempatnya netral tidak ada tuan rumah dan semua merasa sama," pungkasnya.
What's Your Reaction?