Kelly Earlene Irwin, Pewushu 16 Tahun Asal Sumut Raih Perunggu di PON Bela Diri II 2025

Di usia yang baru 16 tahun, Kelly Earlene Irwin berhasil mencuri perhatian dunia wushu nasional

Oct 30, 2025 - 09:10
Oct 30, 2025 - 09:11
 0
Kelly Earlene Irwin, Pewushu 16 Tahun Asal Sumut Raih Perunggu di PON Bela Diri II 2025
Kelly (kanan) meraih perunggu wushu nomor Gun Shu (dok.SIWO PWI Sumut)

BOLAHITA - Di usia yang baru 16 tahun, Kelly Earlene Irwin berhasil mencuri perhatian dunia wushu nasional.

Di tengah persaingan sengit dengan para senior, pewushu muda asal Sumatera Utara ini sukses meraih medali perunggu pada nomor Gun Shu Putri dalam ajang PON Bela Diri II/2025, Sabtu (25/10) di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.

Bagi Kelly, pencapaian ini terasa seperti mimpi. “Jujur, saya tidak menargetkan medali. Saya hanya ingin tampil bersih tanpa kesalahan,” ujar siswi kelas XI SMA Sutomo 1 Medan itu dengan rendah hati.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Meski belum sepopuler para pewushu nasional lainnya, Kelly menunjukkan mental juara.

Skor 9.586 poin yang ia raih menjadi bukti ketekunan dan konsistensinya selama berlatih di bawah naungan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Medan—lembaga yang dikenal banyak melahirkan atlet wushu berprestasi nasional dan internasional.

Anak bungsu dari pasangan Darwin dan Aifina ini dikenal pendiam dan pemalu. Namun, sejak mengenal wushu di usia 8 tahun, kepribadiannya berubah. “Wushu membuatnya percaya diri. Dia belajar disiplin, fokus, dan berani tampil di depan umum,” ungkap sang ibu.

Kelly mulai jatuh cinta pada wushu ketika melihat kakaknya berlatih. Sejak itu, ia tekun berlatih setiap hari sepulang sekolah, bahkan rela menunda waktu bermain bersama teman-temannya. “Kalau sudah di matras, semua lelah hilang. Saya suka bagaimana gerakan wushu memadukan keindahan dan kekuatan,” tutur Kelly sambil tersenyum.


Di bawah bimbingan pelatih Fuliana, Kelly tumbuh menjadi atlet muda yang tangguh dan disiplin. “Kelly punya tekad besar dan kemauan belajar yang kuat. Walaupun masih remaja, ia berlatih dengan semangat seperti atlet senior,” puji sang pelatih.

Pada hari pertama cabang wushu, Jumat (24/10), Kelly sempat membuat kejutan dengan menempati posisi kedua di nomor Changquan Putri dengan skor 9.500, sebelum akhirnya turun ke peringkat empat. Namun hasil itu tak mematahkan semangatnya—justru menjadi pemantik untuk tampil lebih baik di nomor berikutnya, Gun Shu, yang berbuah medali perunggu.

Salah satu sosok yang sangat berpengaruh bagi Kelly adalah Master Supandi Kusuma, Pendiri Wushu Sumatera Utara sekaligus tokoh besar wushu Indonesia. Ia selalu mengingat pesan sang master: “Jangan cepat puas dengan hasil hari ini. Karena kemenangan sejati adalah saat kamu terus berkembang.”

Pesan itu menjadi prinsip hidup Kelly. “Saya menjadikan perunggu ini bukan akhir, tapi awal untuk lebih baik lagi. Medali itu bonus. Yang penting saya bisa tampil maksimal dan membuat pelatih serta orang tua bangga,” tutupnya dengan senyum penuh tekad.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow