SURABAYA, BOLAHITA - PS TNI tak mau anggap remeh Persela Lamongan di pertanidngan penentu nanti malam. Meskipun lawan sudah menelan dua kali kekalahan di grup, bukan menjadi lawan lemah.
Dengan tegas pelatih PS TNI, Suharto AD menganggap lawan kali ini sama dengan dua lawan sebelumnya. "Mereka (Persela, Red) tim bagus yang mengandalkan kolektivitas. Terlepas seperti apa peluang mereka di grup, yang pasti tim ini dari ISL. Saya tegaskan ke pemain jangan lengah dan tetap bermain sesuai karakter," bebernya.
Bagaimana jika lawan diluan unggul dan menetapkan strategi bertahan total?
Suharto tak memungkiri jika kondisi itu terjadi adalah menjadi hal yang tidak menyenangkan. Bermain dengan lawan dengan sepak bola negatif.
"Perlu diingat juga kami sudah pernah melalui situasi yang demikian dan berhasil memenangkannya. Tertinggal lebih dahulu, dapat kartu merah tidak mengurangi militansi kami," pungkas Suharto.