Peparnas XVI Papua, Hari Ketiga, Sedikitnya Tujuh Rekor Nasional Terpecahkan
Peparnas Papua diikuti oleh 1.985 atlet penyandang disabilitas dari 34 provinsi yang akan berupaya mencetak sejarah sebagai yang terbaik
JAYAPURA - Memasuki hari ketiga pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua,
setidaknya sudah tujuh rekor nasional nomor pertandingan pada cabang olahraga para-atletik terpecahkan
Khusus hari Senin (8/11/2021), ada enam rekor yang pecah di Stadion Lukas Enembe, Jayapura,
Rekor pertama, datang dari nomor 400 meter putri T20 yang dipecahkan oleh Indah Khoirunisa dari Jawa Barat dengan catatan waktu 1 menit 03,93 detik.
Catatan waktu Indah mengalahkan rekor yang dicetak Tiwa dari Riau pada Peparnas XV di Jabar pada 2016, yakni 1 menit 04,15 detik.
Kedua, Zakaria dari Nusa Tenggara Barat pada nomor 400 meter putra T20 dengan waktu 50,77 detik, memecahkan rekor Felypus Kolymau dari NTT dengan 50,99 detik pada Peparnas 2016.
Ketiga, Amirul Salam dari Jabar dengan catatan waktu 53,74 detik pada nomor 400 meter putra T13 yang memecahkan rekor atas namanya sendiri di Peparnas 2016 dengan catatan waktu 53,87 detik.
Keempat, Slamet Wahyu Jati dari Jawa Tengah pada nomor 400 meter putra T12 dengan waktu 51,57 detik yang memecahkan rekor Iwan Susanto pada Peparnas 2016 dengan waktu 55,87 detik.
Kelima, Muhammad Dimas Ubaidillah memecahkan rekor nasional nomor 400 meter putra T11 dengan catatan waktu 55,55 detik, atau melampaui rekor Rully Alkahfi Mubarok pada Peparnas 2016 dengan catatan waktu 56,53 detik.
Keenam, Maria Goreti Samiyati dari DKI Jakarta pada nomor 1500 meter putri T54 atau balap kursi roda dengan catatan waktu 4 menit 28,65 detik, menyalip rekor Awin Listyowati dengan waktu 5 menit 31,70 detik pada Peparnas Riau.
Pada hari pertama, satu rekor dipecahkan oleh atlet tuan rumah Dapiel Bayage pada nomor lompat tinggi T42 dengan lompatan setinggi 1,70 meter.
Lompatan tersebut lebih tinggi dari rekor sebelumnya, yakni 1,65 meter yang dibukukannya sendiri di Peparnas 2016.
Para atlet berlaga pada 12 cabang olahraga, terdiri atas angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja
What's Your Reaction?