Manchester United Menuju Tim Medioker?
Kekalahan Manchester United dalam Derby Manchester melawan Manchester City telah mengungkapkan perbedaan yang signifikan dalam banyak aspek, termasuk level permainan, kerja sama tim, semangat, dan pengalaman.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Kekalahan Manchester United dalam Derby Manchester melawan Manchester City telah mengungkapkan perbedaan yang signifikan dalam banyak aspek, termasuk level permainan, kerja sama tim, semangat, dan pengalaman.
Pertandingan di Old Trafford pada pekan ke-10 Premier League, Minggu (29/10), melihat Red Devils tak mampu menahan dominasi dan kalah 0-3 dengan dua gol oleh Erling Haaland (satu gol melalui penalti) dan satu gol oleh Phil Foden. Manchester City bahkan mendominasi penguasaan bola dengan 61 persen, sedangkan tuan rumah hanya memiliki 39 persen.
Selain itu, Manchester City berhasil memenangi pertandingan untuk ketujuh kalinya di Old Trafford selama masa kepelatihan Pep Guardiola, yang menegaskan dominasinya terutama saat dibawah asuhan Guardiola.
Perbedaan tersebut menjadi sorotan yang menarik bagi para penggemar Manchester City, termasuk Noel Gallagher, yang juga merupakan mantan gitaris dan vokalis band Oasis.
Gallagher melihat perbedaan besar dalam level permainan antara kedua tim. Ia juga memberikan komentar mengenai berbagai hal, termasuk manajer Manchester United, Erik ten Hag, serta performa dua bek tengah United, Harry Maguire dan Jonny Evans.
Gallagher berkata, "Saya pikir City tidak menjadi lebih baik, saya pikir United menjadi lebih baik, jika mereka tidak menginjak air (gagal berkembang), maka pada penampilan kemarin."
"Saat Anda memiliki pemain seperti Maguire dan Jonny Evans, itu seperti memiliki dua bek tengah Leicester tiga tahun lalu. Ketika Anda melihat mereka bermain dalam pertandingan derby besar, Anda harus menyadari bahwa ada masalah di United."
Ia juga mempertanyakan kemampuan Ten Hag sebagai manajer dan merasa bahwa ia mungkin tidak dapat memberikan inspirasi yang diperlukan di ruang ganti pemain.
Gallagher juga mengomentari sikap negatif dari Antony, terutama saat ia merespon lawan yang mendribelnya, serta keluhan-keluhan Bruno Fernandes, yang notabene adalah kapten tim. Menurut Gallagher, Manchester United perlahan mulai menjadi tim medioker atau papan tengah.
"Lalu Anda melihat Antony datang kemarin dan berperilaku seperti orang bodoh."
"Kapten Anda, Bruno, bagaimana dia tidak mendapatkan kartu kuning dalam setiap pertandingan adalah sesuatu yang tidak saya mengerti, karena perbedaan pendapat dengan wasit adalah sesuatu yang membuat saya frustrasi, dan ia selalu menggangu keputusan wasit. Ia selalu menentang setiap keputusan, itu sangat menjengkelkan, dan dia bahkan tidak sebaik itu."
"Gagal untuk mengatakan bahwa mereka berada di papan bawah karena mereka masih berada di papan tengah klasemen, tetapi mereka mendekati tim medioker, dan mungkin situasi ini akan berlanjut," tambah Gallagher.
What's Your Reaction?