Mantan Era 90-an Bantu PSMS

Mantan Era 90-an Bantu PSMS

Feb 18, 2013 - 20:54
 0
Mantan Era 90-an Bantu PSMS
<br>
Kedatangan mantan pemain PSMS Medan di erah 90-an yang bekerja di Bank Sumut terealisasi. Kemarin siang pukul 11.00 Wib, rombongan yang dipimpin Zulvan Kurniawan bersama Sahrul dan Ismail Warta menyambangi mes pemain di Kebun Bunga. Kedatangan ini juga diserta dua eks pemain Bank Sumut, Sujendy dan Rahmad.<div><br></div><div>Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh manajemen tim, yang terdiri dari Sarwono (manajer), Suimin Diharja (pelatih), Suharto (asisten pelatih) dan Mardianto (pelatih kiper). Kedatangan ini kata Zulfan Kurniawan dkk adalah bentuk keprihatinan dengan memberikan motivasi dalam bentuk nyata, uang sebesar Rp8Juta. “Sebagai catatan kami bukan mewakili Bank Sumut, tapi adalah sebagai mantan pemain PSMS yang kini bekerja di bank tersebut. Tak hanya mantan, ada juga beberapa teman yang perduli kepada PSMS ikut ke rombongan ini,” kata Zulfan Kurniawan koordinator kedatangan mantan ke PSMS.</div><div><br></div><div>“Kami merasa terpanggil dengan situasi ini, dimana tim kebesaran kita dalam kondisi yang tak menyenangkan. Keinginan kami adalah sebagai pembuka jalan, semoga masih ada mantan-mantan lain yang perduli dengan PSMS ini,” sambungnya. </div><div><br></div><div>Mantan pemain mengaku jika tanpa adanya dukungan financial yang mapan, sebuah klub sulit berprestasi. Pundemikian, Zulfan bersama rekan-rekannya berharap pemain sekarang ini jangan ciut dengan kondisi saat ini. “Kalau boleh pemain menerima situasi dulu, tunjukan dulu prestasi dan sudah banyak masyarakat yang menantikan itu. Jika tercapai, pasti akan ada perhatian dan jangan kalah dulu. Marwah PSMS harus tetap kita jaga di lapangan. Yakinlah masih banyak orang di luar sana yang menginginkan prestasi PSMS lahir kembali,’ bilangnya.</div><div><br></div><div>Tragisnya kondisi financial PSMS ini membuat mantan memberikan kritikan. Bahwa pengurus sekarang harus mengambil tindakan nyata. “Jangan hanya mau nama saja jadi pengurus. Seharusnya pengurus juga mau mengeluarkan uang, apalagi dalam kondisi seperti ini. Misalnya saja patungan atau apa saja yang bisa membantu financial tim,” tambah Sahrul.</div><div><br></div><div>Kedatangan mantan PSMS ke mes pemain disambut gembira manajemen. Suwarno mengaku besar kecilnya dana yang terkumpul bukan menjadi patokan. “Yang paling penting adanya perhatian dan keinginan mereka membantu. Ini sangat membantu dan positif bagi kami. Di tengah kondisi yang seperti ini, kami mengharapkan mantan-mantan lain menyusul. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih,” pungkasnya. (Bolahita)</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div>

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow