Pelatih PON Sumut Akan Temui Gubernur Bobby Nasution, Pertanyakan Pemotongan Bonus

Mereka ingin meminta klarifikasi terkait pemotongan bonus yang beredar luas di kalangan pelatih.

Mar 20, 2025 - 22:48
Mar 20, 2025 - 22:49
 0
Pelatih PON Sumut Akan Temui Gubernur Bobby Nasution, Pertanyakan Pemotongan Bonus

BOLAHITA - Menjelang pencairan bonus bagi atlet dan pelatih PON XXI 2024 dalam beberapa hari ke depan, para pelatih yang menangani atlet Sumatera Utara berencana menemui Gubernur Sumut, Bobby Nasution, pada Jumat (21/3/2025).

Mereka ingin meminta klarifikasi terkait pemotongan bonus yang beredar luas di kalangan pelatih.

Isu ini mencuat setelah beredar kabar bahwa nilai bonus bagi pelatih mengalami pemangkasan dibandingkan dengan PON sebelumnya. Pada PON XX Papua 2021, pelatih peraih medali emas mendapatkan Rp100 juta, perak Rp75 juta, dan perunggu Rp50 juta.

Namun, di PON XXI yang berlangsung di rumah sendiri, nominal bonus justru disebut berkurang menjadi Rp50 juta untuk emas, Rp25 juta untuk perak, dan Rp15 juta untuk perunggu, dengan tambahan pemotongan pajak.

"Kami menolak keras kebijakan ini. Mengapa di PON Papua pelatih bisa mendapatkan bonus lebih besar, sedangkan saat menjadi tuan rumah justru nilainya turun?" ujar Kepala Pelatih Muaythai Sumut, Zulkifli Lubis SH, di Medan, Kamis (20/3/2025).

Ia mengungkapkan rasa kecewa karena informasi yang beredar cukup valid. Menurutnya, tujuan pertemuan dengan Bobby Nasution bukan hanya untuk mendapatkan kepastian, tetapi juga menguji sejauh mana perhatian gubernur terhadap perjuangan atlet dan pelatih yang sudah mengharumkan nama Sumut di ajang olahraga nasional.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Sebelumnya, sempat ada pernyataan bahwa bonus tidak akan dipotong, bahkan akan ditambah. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa bonus akan dipotong dan dikenai pajak PPh, yang semakin menambah kekecewaan para atlet dan pelatih.

"Saat pelepasan kontingen, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni menyebutkan bahwa bonus akan lebih besar atau minimal setara dengan PON Papua 2021. Kami ingin janji itu ditepati," tegas Zulkifli, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengprov Muaythai Sumut.

Dalam pertemuan yang direncanakan pada Jumat pukul 09.00 WIB, para pelatih akan menyampaikan lima poin tuntutan kepada Gubernur Bobby Nasution:

  1. Bonus harus sesuai janji yang disampaikan saat pelepasan kontingen, yaitu lebih besar dari PON Papua 2021.
  2. Pelatih yang telah bekerja keras mencapai target tidak boleh mengalami penurunan bonus, minimal setara dengan PON Papua.
  3. Pajak PPh tidak boleh dibebankan kepada atlet atau pelatih, sebagaimana yang berlaku pada PON sebelumnya.
  4. Pelatih adalah profesi yang dijalankan secara profesional dan merupakan kunci keberhasilan atlet. Oleh karena itu, apresiasi dalam bentuk bonus harus sesuai.
  5. Pelatih telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan kehidupan pribadi demi kesuksesan atlet. Oleh karena itu, penghargaan yang diberikan seharusnya sesuai dengan usaha yang telah dilakukan.

Jika tuntutan ini tidak diindahkan, Zulkifli menegaskan bahwa pihaknya siap membawa masalah ini ke jalur hukum.

"Kami akan mengambil langkah hukum jika tidak ada penyelesaian yang adil," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow