Perasaan Erwin Ramdani Jadi Starter  : Sempat Canggung Hingga Cetak Gol

Hari yang baik buat Erwin Ramdani bisa mencetak gol untuk Persib

Perasaan Erwin Ramdani Jadi Starter  : Sempat Canggung Hingga Cetak Gol
Selebrasi Erwin Ramdani usai mencetak gol (SC : ig Erwin Ramdani)

BANDUNG - Erwin Ramdani winger Persib mengaku antusias saat ditunjuk pelatih Robert Alberts bermain dari menit pertama melawan Persela (4/11/2021) pada laga lanjutan BRI Liga 1. 

Hari yang baik bagi Erwin Ramdani saat menjadi starter, ia bisa mencetak gol menggandakan dalam skor akhir 3-1.

"Percaya tidak percaya ya dipanggil untuk jadi starter karena tahu sendiri saya dibilang jarang mendapat kesempatan," kata Erwin Ramdani.

"Saya dipanggil pelatih Robert untuk siap tampil pertama dan saya pun sangat antusias," ungkap Erwin.

Erwin tak memungkiri jika awalnya ia sempat canggung. Dan butuh beradaptasi dengan situasi pertandingan. 

Maklum lama sudah ia tak mencicipi lagi bermain sebagai starter. Situasi itu menjadikannya beban namun di sisi lain jadi motivasi.

"Memang awalnya setelah saya lama tidak bermain saya harus adaptasi, saya harus menampilkan yang terbaik," kata Erwin Ramdani.

"Ditambah tim dalam keadaan positif, tidak mungkin begitu saya dipercaya sebagai starter hasilnya jadi tidak baik itu jadi beban sekaligus motivasi," sambungnya.

Gol dicetaknya ke gawang Persela yang dikawal Dwi Kuswanto adalah bukti Erwin bisa menjawab kepercayaan pelatih dan rekan-rekannya. 

Maung Bandung berhasil menyapu bersih seri dua BRI Liga 1, masih dengan status belum terkalahkan saat ini di liga.

"Saya termotivasi untuk minimal memberi kemenangan untuk tim agar bisa sapu bersih seri dua. Syukur Alhamdulillah Allah memberi hadiah kepada saya berupa gol. Semoga ini jadi keran gol-gol berikutnya," pungkas Erwin.
-------------

Jaga Stamina, Tenangkan Pikiran Saat Liburan Muhammad Sihran

SAMARINDA - Jatah libur yang diberikan manajemen Borneo FC dimanfaatkan dengan baik oleh Muhammad Sihran. Gelandang Pesut Etam ini memilih pulang ke kampung halaman di Ternate, Maluku Utara.

Sihran mengaku amat rindu dengan istri dan anaknya. Jatah libur lima hari yang didapat tak ingin disia-siakan.

"Alhamdulillah bisa liburan di kampung. Walau tidak lama, cukup untuk menenangkan diri," ucap Sihran.

Ya, kompetisi musim ini yang menerapkan sistem seri amat menguras stamina dan pikiran. Jeda laga yang singkat plus jadwal pertandingan padat membuat persaingan menjadi ketat.

"Jujur sangat lelah. Dalam 20 hari bisa lima kali tanding. Sama sekali tidak ada libur," keluhnya.

Meski sedang berlibur, Sihran tak ingin 100 persen bersantai. Dia tetap menjaga stamina dengan berlatih ringan di lapangan tak jauh dari rumah.

"Kalau pulang pasti latihan dengan kawan sekampung. Biasanya setiap sore main di lapangan. Kalau pagi saya latihan sendiri seperti joging dan dribel," bebernya.

Ditambahkan Sihran, dirinya berharap Borneo FC bisa mendapat hasil lebih baik di seri ketiga. Terlebih saat ini timnya punya modal apik setelah mengalahkan PSIS Semarang tiga hari lalu.

"Harapannya tentu terus berada di jalur positif. Insya Allah dengan kemauan serta tekad bersama bisa mendapat hasil yang diinginkan," pungkasnya.