PERJUANGAN PSMS MEDAN MENUJU LIMA BESAR MAKIN TERJAL

Perjuangan PSMS Medan untuk menembus posisi lima besar pada putaran kedua Championship 2025/2026 kian berat.

Jan 29, 2026 - 13:02
Jan 29, 2026 - 15:12
 0
PERJUANGAN PSMS MEDAN MENUJU LIMA BESAR MAKIN TERJAL
Eko Purdjianto pelatih PSMS Medan

BOLAHITA - Perjuangan PSMS Medan untuk menembus posisi lima besar pada putaran kedua Championship 2025/2026 kian berat.

Pada laga sebelumnya, Kinantan harus menelan kekalahan 2-1 saat bertandang ke markas Garudayaksa FC, hasil yang membuat langkah mereka semakin tersendat.

Kekalahan tersebut bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga hilangnya momentum penting. Jalan menuju putaran ketiga kini terasa jauh lebih terjal bagi PSMS.

Tantangan berikutnya pun tak kalah berat. Pada Jumat malam (30/1/2026), PSMS Medan dijadwalkan menjamu Bekasi City FC, tim yang saat ini kokoh di peringkat keempat klasemen sementara. Sementara itu, PSMS harus rela turun ke posisi enam, tertinggal satu poin dari Persiraja Banda Aceh.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Pertandingan di Stadion Utama Sumatera Utara ini tak ubahnya laga final mini. Hasilnya akan sangat menentukan arah perjalanan PSMS pada sisa musim ini.

Di tengah tekanan besar tersebut, optimisme justru terpancar dari kubu pelatih. Pelatih kepala PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait masalah kehilangan fokus di menit-menit krusial yang kerap menjadi titik lemah.

“Evaluasi, termasuk soal kehilangan fokus di menit krusial, sudah kami antisipasi. Secara kesiapan, semua pemain siap berkontribusi penuh,” ujar Eko dalam konferensi pers di Ruang Media Center, Kamis (29/1/2026).

Namun, Eko juga memastikan bahwa Barata masih belum bisa diturunkan karena cedera serius. “Hanya Barata yang tidak bisa tampil besok. Alhamdulillah kondisinya mulai membaik, tetapi masih membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya,” tambahnya.

Kabar baik datang dari bergabungnya pemain anyar, Antoni. Eko mengonfirmasi bahwa Antoni telah menyatu dengan tim dan akan dipantau perkembangannya dalam sesi latihan terakhir. “Sore ini masih ada waktu latihan. Kita lihat nanti perkembangannya,” kata Eko, yang didampingi Ari Maring.

Mewakili rekan-rekannya, Ari Maring menegaskan kesiapan mental tim. Ia menilai setiap hasil yang telah dilalui menjadi bahan evaluasi berharga. “Saya dan teman-teman sudah siap. Evaluasi terus kami lakukan. Target kami jelas, tiga poin penuh,” ucapnya optimistis.

Secara matematis, laga ini menjadi peluang terakhir PSMS untuk merebut posisi lima besar sebelum putaran kedua berakhir. Regulasi Pegadaian Championship musim ini menggunakan sistem triple round robin, di mana posisi akhir putaran kedua sangat menentukan.

Tim yang finis di peringkat 1–5 akan mendapatkan keuntungan jadwal di putaran ketiga dengan format lima laga kandang dan empat tandang. Sebaliknya, tim peringkat 6–10 harus menghadapi jadwal lebih berat dengan empat laga kandang dan lima tandang.

Selisih satu poin dan satu peringkat bisa membawa dampak besar bagi peluang tim di fase berikutnya. Karena itu, misi PSMS jelas: wajib meraih kemenangan atas Bekasi City FC. Namun, mereka juga harus berharap Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala.

Jika PSMS menang dan Persiraja hanya bermain imbang atau kalah, peluang Kinantan untuk meloncat ke posisi lima besar terbuka lebar berkat keunggulan agregat head-to-head.

Malam Jumat di Stadion Utama Sumatera Utara akan menjadi panggung pertarungan mental dan strategi. Di satu sisi, PSMS bertaruh segalanya demi menjaga asa. Di sisi lain, Bekasi City tentu datang dengan ambisi mengamankan posisi mereka di papan atas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow