RISDO AMIN SARAGIH JADI TOP SKOR LIGA 4 PIALA GUBERNUR SUMUT 2025/2026
Keberhasilannya meraih gelar pencetak gol terbanyak di Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026.
RISDO AMIN SARAGIH JADI TOP SKOR LIGA 4 PIALA GUBERNUR SUMUT 2025/2026
BOLAHITA - Nama Risdo Amin Saragih mendadak mencuri perhatian di kancah sepak bola Sumatera Utara. Hal itu tak lepas dari keberhasilannya meraih gelar pencetak gol terbanyak di Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026.
Sepanjang kompetisi tersebut, pemain kelahiran 23 Juli 2006 itu sukses mengoleksi tujuh gol. Catatan tersebut menjadi pencapaian membanggakan, mengingat ini merupakan pengalaman pertamanya tampil di kompetisi resmi level Liga Sumatera Utara.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Risdo berasal dari Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Ia mulai mengenal sepak bola sejak duduk di bangku sekolah dasar bersama SSB Yazid FC.
“Awal mula saya bermain bola dikenalkan oleh Bang Irfandi, satu kampung saya. Dia yang membawa saya ke lapangan, dan dari situ saya mulai suka sepak bola,” ujar Risdo, Senin (20/4/2026).
Ia mengaku baru benar-benar fokus menekuni sepak bola sejak usia 17 tahun. Kini, di usia 19 tahun, ia semakin serius mengembangkan kariernya.
“Saya baru fokus bermain bola sejak usia 17 tahun, dan sekarang di usia 19 tahun ini semakin serius. Dulu memang sudah ikut turnamen, tapi untuk liga resmi ini yang pertama,” jelasnya.
Kesempatan emas datang secara tak terduga. Dua hari jelang kick-off Liga 4, Risdo mendapat panggilan dari seniornya, Joshua, yang juga menjabat sebagai kapten Batubara United.
Tanpa melalui seleksi panjang, ia langsung diminta bergabung dan melengkapi administrasi tim.
View this post on Instagram
“Awalnya saya tidak menyangka bisa bermain di Liga ini. Apalagi tanpa seleksi, tiba-tiba diminta kirim data dan langsung masuk tim. Saya sangat bersyukur, sebagai anak desa bisa bermain di klub seperti Batubara United,” ungkapnya.
Kepercayaan tersebut dibayar tuntas oleh Risdo. Ia tampil tajam dan konsisten, membawa timnya melaju hingga babak semifinal dan finis di peringkat keempat. Tak hanya itu, ia juga mengukuhkan diri sebagai top skor dengan tujuh gol dari sembilan penampilan.
“Saya juga tidak menyangka bisa jadi top skor. Awalnya target hanya ingin menambah pengalaman dan memperbaiki CV. Tapi ternyata bisa sampai semifinal dan jadi top skor. Jujur saya sempat deg-degan saat menerima penghargaan ini, apalagi ini pengalaman pertama,” katanya.
Meski mencatat prestasi gemilang, Risdo tetap rendah hati. Ia menegaskan keberhasilannya tidak lepas dari kontribusi seluruh tim. “Ini semua berkat kerja keras tim. Tanpa mereka, saya tidak mungkin bisa mencetak gol sebanyak ini,” tambahnya.
Menatap masa depan, Risdo memasang target lebih tinggi. Ia bertekad terus berkembang demi menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
“Ke depan saya ingin lebih dari sekarang. Apa yang tidak pernah saya bayangkan saja bisa tercapai. Jadi saya harus lebih kerja keras lagi dalam latihan untuk meningkatkan kemampuan,” pungkasnya.
What's Your Reaction?