Sarankan Penerapan Kartu Hijau di Liga Indonesia

Sarankan Penerapan Kartu Hijau di Liga Indonesia

Feb 12, 2017 - 11:55
 0
Sarankan Penerapan Kartu Hijau di Liga Indonesia
Penggunaan kartu hijau di sepak bola Indonesia
MEDAN, BOLAHITA - Dalam pertandingan krusial Serie A antara Lazio vs Napoli  pada 2014 lalu, wasit dibuat dilema dengan gol Miroslav Klose ke gawang Napoli dengan menggunakan tangannya. Akan tetapi, Klose mengakui kepada wasit bahwa dia menggunakan tangannya untuk mencetak gol. Berkat pengakuannya wasit langsung menganulir gol Klose.

Seandainya kartu hijau sudah di tahun itu sudah diterapkan, Klose layak diberikan kartu hijau. Mungkin hal inilah yang mendasari lahirnya istilah kartu hijau dalam sepak bola Italia. Tepatnya dalam Liga Italia Seri B tahun 2016, ketika Cristian Galano menerima kartu hijau pertama kali dalam pertandingan. Lalu apa sebenarnya kegunaan kartu hijau tersebut?

Dilansir dari thesportbible, Senin (10/10/2016) tahun lalu, kartu hijau tentunya berbeda dengan kartu merah dan kuning. Kartu ini untuk memberikan penghargaan kepada pemain yang yang bermain secara fair play. Hal ini adalah inisiatif dari Official Liga dan telah diumumkan pada awal musim lalu. Pemain yang paling banyak menerima kartu hijau pada akhir musim akan mendapatkan award.

Peraturan kartu hijau ini pun merupakan sebuah rekor dalam kompetisi sepakbola profesional. Sebelumnya penggunaan kartu hijau di pertandingan sudah diterapkan di kompetisi junior di Italia. Tujuan diadakannya kartu hijau ini salah satunya adalah untuk megurangi tindakan tidak sportif di lapangan. Selain itu juga untuk mengapresiasi kepada pemain sepakbola yang menjunjung tinggi sportifitas dan fairplay. Pada akhir musim, kartu-kartu hijau akan dihitung, dan pemain paling sportif akan mendapat penghargaan yang bentuknya sampai saat ini belum ditentukan.

Pemain klub Vicenza, Cristian Galano dihadiahi kartu hijau setelah mengakui bahwa sebenarnya tidak ada satu pemain pun defender dari klub lawannya yang melakukan handsball. Apakah memungkinan kartu hijau ini diterapkan di Liga Indonesia? "Menurut Saya cocok juga kalau diterapkan di Liga Indonesia. Karena menurut ku, sampe sekarang ini sepak bola kita masih keras dan ada yang masih kasar. Adanya kartu hijau ini diharapkan mampu mengubah image sepak bola kita. Pemain bisa bersikap respect, sportif," kata Donny F Siregar pesepak bola asal Sumatera Utara ini.

Tak hanya pemain yang mendukung penerapan kartu hijau ini di Liga Indonesia. Menurut Sri Guna, hakim garis nasional asal Sumut, kartu hijau ini akan melahirkan sisi positif. "Kartu hijau ini tentunya disambut dengan baik. Karena kita bisa mewujudkan semangat fair play yang didengungkan FIFA. Saya pikir efek positif adanya kartu hijau ini bagi pemain adalah, dia akan berkarir lebih lama di sepak bola. Itu karena sepak bola akan minim benturan," bilangnya.

"Kenapa tidak? Liga Indonesia bisa saja menerapkan aturan yang seperti ini. Supaya sepak bola kita semakin maju, di mulai dari pemain yang saling respect. Lihat saja pemain asing di liga kita juga nekad bermain kasar. Jadi kartu hijau ini cocok dicoba," sambungnya.

Namun dalam keadaan tertentu, kartu hijau ini juga bisa menimbulkan pro dan kontra. Misalnya seorang wasit mengantongi 2 kartu sekarang menjadi 3 kartu. Mungkin kita pernah menyaksikan wasit mengeluarkan 3 kartu kuning kepada pemain yang sama dalam satu pertandingan atau salah cabut kartu yang seharusnya mencabut kartu kuning tapi yang dicabut kartu merah.

Dengan kejadian ini mungkin akan sedikit menyulitkan wasit ataupun memusingkan dia. Dua kartu saja sering salah apalagi 3 kartu. Oleh karenanya wasit akan bekerja lebih ekstra untuk benar-benar teliti dan bijak dalam mengeluarkan kartu.

Mungkin juga ada kasus lain jika seorang pemain mendapat kartu hijau, namun tidak lama kemudian dia mendapatkan kartu kuning atau kartu merah, Apakah pemain ini layak dianugerahi kartu hijau tersebut secara keadaan mentalnya tidak stabil, terkadang baik terkadang buruk?? Kita lihat saja nanti.

Ide kartu-kartu yang berbeda warna dalam sepak bola bukanlah sesuatu yang baru. Presiden UEFA Michel Platini, salah satu kandidat presiden FIFA, sebelumnya pernah mengusulkan penggunaan kartu putih. Hal itu akan membuat para wasit dapat membatasi penggunaan kartu kuning dengan mengeluarkan para pemain secara temporer.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow