MEDAN, BOLAHITA - Penanggungjawab seleksi pembentukan tim
PSMS U-21, Fredy Hutabarat, menegaskan seleksi tidak ada istilah pemain titipan dan langsung dicoret bila terdapat hal seperti itu.
“Siapapun itu yang merekomendasikan, kalau kemampuannya tidak sesuai dengan kebutuhan tim, maka pemain tersebut akan dicoret. Seleksi ini dilakukan terbuka dan jujur. Artinya, semua pemain berhak lolos bila berkualitas dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Dikatakan, pengurus ingin menghilangkan penilaian negatif masyarakat kalau setiap kali seleksi ada pemain titipan. “Makanya di sini kami pastikan tidak ada pemain titipan. Nanti masyarakat juga bisa menilai pantas atau tidak pemain yang terpilih,” tambahnya.
Tim Talent Scouting
PSMS U-21, Legirin, mengatakan seleksi akan berjalan enam hari ke depan. Hingga Sabtu (12/12) besok, tim talent scouting akan menyisakan sekira 60 hingga 70 pemain saja lolos seleksi tahap awal.
“Barulah tiga hari berikutnya akan diseleksi kembali dengan materi seleksi yang berbeda. Karena untuk melihat skill dan kemampuan pemain yang baik itu minimal pemain harus diberikan dua kali kesempatan,” katanya menambahkan materinya hanya game 30 menit.
“Sejauh ini saya melihat kemampuannya merata. Hanya saja ada beberapa pemain kurang maksimal performanya. Kami berharap bisa mendapatkan pemain-pemain berkualitas,” pungkasnya.