JAKARTA - Kabar bakal adanya pramusim susulan gelaran Nine Sport, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan responnya.
Terkait turnamen pramusim yang melibatkan klub Liga 1, Liga 2 dan rencana dari Liga Malaysia dan Australia, Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto nenegaskan pihaknya terbuka. Tapi harus ada izin dari federasi, PSSI.
Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa sebelum dilaksanakan, turnamen pramusim Nine Sport harus mendapatkan izin PSSI.
Tanpa restu PSSI, maka pemerintah tak akan memberikan dukungan untuk kegiatan sepak bola apapun di tengah pandemi Covid-19.
"Pihak Nine Sport tidak boleh langsung menghadap Kemenpora tanpa izin dari PSSI selaku federasi," ujar Gatot, Selasa (18/5/2021) di Jakarta, seperti yang dilansir dari Antara.
Oleh sebab itu, Kemenpora menyarankan kepada Nine Sport agar berkoordinasi erat dan membangun kesepahaman dengan PSSI.
Perusahaan pemasaran dan penyelenggara acara olahraga tersebut mesti mengikuti setiap regulasi agar dapat menjalankan turnamen pramusim saat pandemi COVID-19.
"Pemerintah tidak akan mempersulit selama diizinkan oleh federasi. Itu berlaku untuk semua cabang olahraga," ucap Gatot.
Adapun hingga saat ini pihak Nine Sport Inc. memastikan Persija Jakarta, Rans Cilegon FC, Arema FC dan Persis Solo akan ambil bagian.
Seiring perkembangannya, banyak klub juga tertarik dan sudah ada 14 tim yang ingin ambil bagian. Dari luar negeri, sudah ada Sabah FC (Malaysia).