Soal Cukong, PSSI Terlihat tak Serius

Soal Cukong, PSSI Terlihat tak Serius

Aug 26, 2013 - 08:30
 0
Soal Cukong, PSSI Terlihat tak Serius
Suharto AD, pelatih PSMS Medan
BOLAHITA.COM - Meskipun Komisi Disiplin (Komdis) sudah menjatuhkan hukuman bagi sosok yang terlibat dalam kasus percobaan pengaturan skor di PSMS lalu, tetap saja jaringan mafia judi tersebut belum terbongkar.

Padahal sosok CEO, Heru Prawono bisa menjadi sumber penting, terkait cukong-cokung asal negeri Jiran Malaysia. Menurut Suharto, apa yang terjadi dalam kasus ini harusnya sudah bisa dibongkar oleh PSSI. Bukan hanya menghukum pemain dan para pengurus, tetapi bertindak lebih jauh lagi dengan menelusuri dan mbongkar jaringan tersebut.

"Jika memang serius berperang dengan mafia judi, ayo sama-sama semuanya. PSSI harus serius, apalagi ini sudah ada oknum yang ketahuan, dia bisa dijadikan sumber," ujarnya.

Bagi Suharto, apa yang terjadi saat ini cukup mengecewakan khususnya bagi dia dan anak didiknya. Sebab, apa yang harusnya menjadi hak mereka ternyata tak terbayarkan. Malah, sanksi yang didapat anak didiknya meski hanya percobaan.

"Ini sifatnya masih sepihak hukumannya. Bagi saya, kok, yang salah dan sering bohong malah selamat. Harusnya Komdis adil," tuturnya.

Hal yang sama juga dilontarkan oleh sekretaris tim Fityan Hamdy yang di luar dugaan juga disanksi. Padahal, dia telah memberikan penjelasan detail dan kronologis lengkap terkait apa yang terjadi dalam tim ini, sampai keterlibatan mafia judi asal Malaysia tersebut.

"Saya memilih untuk menerimanya saja. Daripada saya mendapat hukuman yang lebih berat," tegasnya. Poin yang tak kalah penting adalah soal Heru yang mengaku peran cukong di tim diketahui Indra Sakti Harahap, ketum PSMS. 
 
"Seharusnya hal itu bisa menjadi bukti awal adanya keterlibatan Indra Sakti soal cukong ini. Tapi apa karena Indra orangnya PSSI makanya tidak dihukum? Panggil aja CEO, atau PSSI menemui langsung, bawa Polisi, pasti selesai," ujar sumber Bolahita.com yang tak mau disebutkan namanya.  

Orang tersebut juga menyarankan agar permasalahan ini bukan hanya dilaporkan ke AFC. Jika serius, lanjut dia, PSSI harusnya merangkul pihak berwajib dalam hal ini kepolisian agar bisa bekerja sama.

Seperti yang dilakukan oleh UEFA yang kerja sama dengan Interpol atau yang ditunjukkan di Turki dan Italia yang akhirnya mampu membongkar keberadaan mafia pengaturan skor.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow