Statistik Juventus vs Lazio: Asa untuk Bianconeri di Coppa Italia

Membahas laga melawan Lazio, Allegri menilai Juventus harus menemukan keseimbangan bermain untuk kembali bangkit. Ia juga tak mau menjadikan pengurangan poin di Serie A sebagai alasan atas performa buruk tim.

Feb 2, 2023 - 09:03
Feb 2, 2023 - 09:03
 0
Statistik Juventus vs Lazio: Asa untuk Bianconeri di Coppa Italia

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Juventus akan memainkan perempat final Coppa Italia melawan Lazio di Juventus Stadium, Jumat (03/02) pukul 03.00 dini hari WIB. Ajang Coppa Italia bisa jadi pelampiasan sekaligus menjaga asa bagi Bianconeri.

Pelampiasan itu dari Serie A di mana mereka mendapatkan pengurangan hukuman poin, turun ke peringkat 13 dengan 23 poin, dan performa tim tidak sedang baik-baik saja. Tak ayal satu-satunya asa bagi mereka meraih titel ada di Coppa Italia.

Lazio bukan lawan yang mudah bagi Juventus. Pasalnya tim besutan Maurizio Sarri tengah bertengger di tiga besar Serie A dan dalam performa bagus, khususnya setelah baru-baru ini menang telak atas AC Milan di Serie A.

Juventus tengah terluka tetapi skuad mereka tetap berkualitas dan bisa menjadi ancaman bagi tim lawan. Terlebih Juventus sudah delapan kali mencapai final Coppa Italia dalam 11 musim terakhir. Tak ayal laga nanti bakal menarik untuk disaksikan.

Membahas laga melawan Lazio, Allegri menilai Juventus harus menemukan keseimbangan bermain untuk kembali bangkit. Ia juga tak mau menjadikan pengurangan poin di Serie A sebagai alasan atas performa buruk tim.

"Juventus harus memiliki keseimbangan, yang merupakan kekurangan kami dalam beberapa pertandingan terakhir," papar Allegri.

"Musim baru telah dimulai, kami memiliki kompetisi lain sekarang dan kami akan memikirkan Serie A pada hari Senin, menjelang pertandingan melawan Salernitana. Laga melawan Lazio akan sulit melawan tim yang sedang melakukan hal-hal hebat."

"Penampilan melawan Monza buruk tetapi babak kedua lebih baik dan kami menyelesaikannya dengan banyak tembakan tepat sasaran,"

"Pengurangan poin seharusnya tidak menjadi alasan, kami harus pergi ke lapangan dan melakukan apa yang diminta. Mungkin, ini pertama kalinya sebuah tim kehilangan 15 poin, tetapi kami harus menangani situasi ini dengan cara terbaik. Kami akan melakukan yang terbaik di Coppa Italia."

Maurizio Sarri berharap Lazio bisa bangkit usai imbang 1-1 lawan Fiorentina di Serie A. Pasalnya saat imbang itu Lazio terlihat letih dari padatnya jadwal.

"25 menit terakhir saya pikir kami akan menang, kami memiliki peluang untuk menang dan kalah. Mereka memberikan performa yang luar biasa, kami tiba dengan kelelahan setelah beberapa pertandingan terakhir, tetapi dalam hal sikap saya menyukai tim," papar Sarri.

"Mereka menderita bersama, keluar dan mencoba merebut tiga poin. Saat Anda bermain seperti itu, Anda sering keluar dari permainan seperti itu saat Anda kurang brilian. Ketika Anda tidak bisa menang, lebih baik jangan kalah. Kami mengacaukan permainan kami sendiri."

"Saya yakin angka malam ini sangat tinggi. Kami kekurangan kecemerlangan, kecepatan. Kami berasal dari permainan yang menghabiskan banyak uang, terutama dalam hal energi."

Statistik

1. Juventus hanya punya satu kemenangan dari empat laga terakhir di seluruh kompetisi.

2. Juventus tak kalah sekali pun di kandang pada ajang Coppa Italia pada 18 laga.

3. Juventus punya tiga kemenangan dari enam laga terakhir di seluruh kompetisi.

4. Lazio telah mencatatkan 11 clean sheets di paruh pertama Serie A musim ini untuk kali pertama dalam kurun waktu 50 tahun.

5. Lazio tak terkalahkan di lima laga di seluruh kompetisi.

Head to Head

Juventus 3-0 Lazio (Serie A 2022)

Juventus 2-2 Laio (Serie A 2022)

Lazio 0-2 Juventus (Serie A 2021)

Juventus 3-1 Lazio (Serie A 2021)

Lazio 1-1 Juventus (Serie A 2020)

Prakiraan Susunan Pemain

Juventus (3-5-1-1): Mattia Perin; Danilo, Gleison Bremer, Alex Sandro; Mattia De Sciglio, Nicolo Fagioli, Manuel Locatelli, Adrien Rabiot, Filip Kostic; Angel Di Maria; Moise Kean

Pelatih: Massimiliano Allegri

Lazio (4-3-3): Ivan Provedel; Manuel Lazzari, Patric, Alessio Romagnoli, Adam Marusic; Sergej Milinkovic-Savic, Danilo Cataldi, Matias Vecino; Pedro, Felipe Anderson, Mattia Zaccagni

Pelatih: Maurizio Sarri

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow