Suporter Argentina Dilarang Masuk Stadion di Qatar
Pemerintah Argentina memberikan larangan terkait dengan suporter yang hendak menonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Selain itu pemerintah Argentina juga melarang 6000 suporter Argentina untuk bisa masuk ke stadion di Qatar.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BUENOS AIRES - Pemerintah Argentina memberikan larangan terkait dengan suporter yang hendak menonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Selain itu pemerintah Argentina juga melarang 6000 suporter Argentina untuk bisa masuk ke stadion di Qatar.
Hal ini karena para pendukung tersebut terlibat dalam asosiasi penonton yang ilegal. Tidak sampai disitu saja 6000 orang ini bahkan mereka yang berhutang makanan maka dari itu para pendukung ini dilarang menonton Piala Dunia 2022.
"Pendukung yang penuh kekerasan ada di sini dan di Qatar. Kami ingin membawa perdamaian kembali ke sepak bola dan kekerasan berada di luar stadion," kata Menteri Kehakiman dan Keamanan kota, Marcelo D'Alessandro dalam sebuah wawancara di stasiun radio lokal.
M11bet Situs Online Resmi Indonesia
Tidak sampai disitu saja, Marcelo D'Alessandro juga menyebutkan 6000 pendukung tersebut masuk dalam daftar suporter yang dekat dengan kekerasan.
"Mereka dimasukkan karena termasuk dalam "barras" (penggemar kekerasan), untuk berpartisipasi dalam tindakan kekerasan, untuk asosiasi terlarang seperti "trapitos" (bisnis jalanan yang dilarang)," ujar Marcelo.
"Mereka juga termasuk dalam suporter yang terkena pembayaran pemeliharaan atau bisa dibilang broken home (dari orang tua yang bercerai)," tambahnya.
Untuk melakukan kontrol di Qatar, pejabat itu mengatakan seperti biasa di Piala Dunia, delegasi dari berbagai badan kepolisian negara akan dikirim untuk bekerja sama dengan otoritas keamanan Qatar.
Pada bulan Juni lalu, kementerian keamanan nasional menandatangani perjanjian kerja sama dengan kedutaan Qatar untuk mencegah penggemar kekerasan Argentina menghadiri Piala Dunia.
Di antara 6.000 orang Argentina yang dilarang memasuki stadion, D'Alessandro mengatakan sekitar 3.000 adalah "barrabrava" yang tidak diizinkan untuk menghadiri pertandingan.
View this post on Instagram
What's Your Reaction?