MEDAN. BOLAHITA - Tensi tinggi sudah langsung diperagakan pemain
PSMS Medan dalam internal game yang sudah berlangsung beberapa hari ini di lapangan Makodam.
Tidak terlihat jika Legimin Rahardjo dkk baru selesai menjalani liburan. Meskipun berdasarkan hasil tes Vo2Max mengalami penurunan yang wajar, punggawa Ayam Kinantan tak kendur soal penampilan. "Kita memang sampaikan ke pemain bahwa harus serius saat latihan. Latihan adalah gambaran ketika kita main di pertandingan sesungguhnya," ujar Suharto AD pelatih
PSMS Medan tadi siang di Mes Makodam.
Wajib serius memang sudah ditekankan tim pelatih
PSMS sejak awal kepada pemain. Classroom adalah salah satu jalan untuk menanamkan loyalitas serta disiplin kepada pemain. Namun pelatih tegas melarang niat mencederai rekan saat menggelar game internal. "Kita haramkan itu, apalagi mereka sama-sama satu profesi, satu tim. Yang mereka harus kembangkan adalah loyalitas bersama untuk PSMS. Selain itu tidak ada," tegas Suharto.
Sebagai pemain tingginya tensi internal game bukan menjadi masalah. Apalagi ini sudah mereka lakukan sejak pertama kali masuk
PSMS Medan. "Intinya kami sesama pemain sadar bahwa profesi kami pemain bola. Dari sini kami mendapatkan penghasilan. Makanya sama-sama saling mengerti tidak ada niat mencederai kawan," ujar Choirul Hidayat pemain asal Bandung.
Bermain serius di setiap internal game bisa saja menjadi salah satu kunci keberhasilan
PSMS Medan menjuarai Piala Kemerdekaan. Meski dengan 10 pemain, mereka mampu berjuang dengan fanatisme dan mental bertanding yang bagus.