Tidak Ada Bus, PSMS IPL tak Latihan Enam Hari

Tidak Ada Bus, PSMS IPL tak Latihan Enam Hari

Jun 26, 2012 - 12:06
 0
Tidak Ada Bus, PSMS IPL tak Latihan Enam Hari
Tak adanya bus yang mengangkut latihan, membuat PSMS IPL sempat tidak mengelar latihan selama enam hari<br>
Persoalan non teknis terus melanda skuad PSMS IPL untuk memperbaiki perfomanya.  Di tengah perjuangan lepas dari zona degradasi, tim ini dihadang persoalan pelik. Vagner Luis  dkk sudah tidak menjalani latihan selama enam lari belakangan, karena tidak ada bus yang biasa mengantar dan menjemput pemain latihan di Lapangan Thamrin Graha Metropolitan (TGM), Medan.<br><br>Tim diketahui tidak mengikuti latihan rutin sejak tanggal 19 Juni hingga hari ini. Padahal tim akan menjalani partai pada tanggal 30 Juni 2012 melawan Persiba Bantul di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Deliserdang. Saat ini, PSMS berada di peringkat 11 dari 12 peserta Indonesia Premier League (IPL) dengan 12 poin dengan catatan dua kali menang, enam seri dan sepuluh kali kalah.<br><br>Kapten Tim PSMS IPL, Vagner Luis tak mau banyak komentar saat dikonfirmasi perihal timnya tidak latihan. Namun, dia membenarkan situasi tersebut. "Iya, kami tidak latihan sudah enam hari. Kami, pemain terus menunggu agar situasi in bisa berubah. Kalau memang pengurus enggak mau PSMS degradasi, mereka harus cepat cari solusinya untuk bantu menyelesaikan semua persoalan ini," ujarnya.<br><br>Pemain yang berposisi sebagai bek ini menambahkan, sebagian pemain memilih hanya latihan jaga kondisi di lapangan kecil di mess Griya Asam Kumbang, yang juga satu komplek dengan skuad Pro Duta. "Ya sebagian hanya jaga kondisi dengan latihan," timpalnya.<br><br>Sejatinya, persoalan PSMS tidak hanya pada bus, tim ini juga belum gajian sudah berbulan. Kondisi yang sama seperti dialami beberapa klub di IPL juga kompetisi ISL. Skuad yang dibesut Fabio Lopez ini baru tiga bulan menerima gaji penuh. Sejak kompetisi dimulai, pemain menerima gaji penuh di bulan Desember 2011, Januari dan Maret 2012. Sedangkan, Pebruari baru dibayarkan setengah, April hanya dibayarkan 20 persen, sedangkan Mei dan Juni belum dibayar. Tim ini juga disebut-sebut terkendala dengan persoalan makanan di mess. <br><br>Sementara itu, CEO PSMS Medan, Freddy Hutabarat yang dihubungi Senin sore, tak bantah perihal bus untuk latihan sudah tidak ada lagi. Namun, menurutnya itu terjadi bukan lantaran manajemen tidak sanggup membayarnya. "Kebetulan kontrak kerja dengan bus itu sudah berakhir dan mau kita perpanjang, yang punya lagi pergi ke luar kota," tukasnya.<br><br>Menurut Freddy meski dengan situasi tersebut, tidak ada istilah pemain libur latihan. Kami tetap latihan, meskipun bus tidak ada, kan pemain punya kendaraan masing-masing. Ada yang naik motor dan mobil. Saya rasa hal ini tidak menjadi masalah,"  timpalnya. Freddy yang disinggung soal gaji pemain yang urung dibayar, mengatakan memang ada keterlambatan pembayaran. Tapi, dia menyebut soal menemukan solusinya. "Kami sudah mendapatkan dana talangan dari konsorsium dan kami bayarkan 40 persen dari gaji," pungkasnya. (Bolahita)<br>

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow