Akhirnya komite renovasi stadion memberikan izin pemakaian untuk pertandingan home terakhir
PSMS Medan melawan PSAP Sigli di Stadion Teladan. Hal ini pun disambut gembira oleh caretaker pelatih
PSMS Medan Suharto, dimana pemainnya nanti tetap mendapatkan dukungan penuh dari suporternya. <br><br>"Bermain di Teladan lebih baik tentunya, jika bermain di Baharoeddin Siregar. Disini (Teladan, Red) kita bisa mendapatkan dukungan yang lebih banyak ketimbang di Deliserdang. Kami lebih senang bemain di hadapan pendukung kami dan ini tentunya menjadi semangat," kata Suharto. Sebelumnya kepastian tetap menggunakan Stadion Teladan datang dari Idris, CEO
PSMS Medan.<br><br>CEO
PSMS Medan, Idris menyambut baik kabar ini. "Ini laga penting buat tim, main di Teladan menambah motivasi anak-anak. Kami sangat bersyukur atas izin dan berterima kasih kepada tim renovasi dan kontraktor," tukasnya. Ketua Tim Renovasi Stadion Teladan, Zulhifzi Lubis yang dikonfirmasi mengakui laga home terakhir
PSMS musim ini masih digelar di Stadion Teladan. Dia menampik pihaknya mengulur waktu dan tidak menepati tanggal renovasi. Ini mengingat, jadwal renovasi terus mengalami perubahan.<br><br>Pria yang akrab disapa Opunk Ladon ini menegaskan, izin penggunaan Stadion Teladan untuk pertandingan lawan PSAP sudah mendapat restu dari kontraktor. "Saat ini semua pengerjaan sudah tanggung jawab kontraktor. Jadi mereka yang memberikan izin dan pertandingan masih boleh di Stadion Teladan. Menurut kontraktor, saat ini masih pengukuran dan belum kerja full. Awalnya mereka (kontraktor) bilang Kamis (28/6) sudah mulai kerja. Ternyata, belum total pengerjaan dan mereka bilang masih bisa digunakan stadion sampai tanggal 2 Juli," ungkapnya.<br><br>"Manajemen
PSMS ISL dan IPL meminta izin. Saya sampaikan ke kontraktor. Jadi semuanya seizin kontraktor. Dan, kasihan juga kalau belum mulai kerja, stadion tidak bisa digunakan. Makanya, diberi lampu hijau. Apalagi ini juga laga terakhir ISL. Kalau IPL yang 30 Juni masih bisa di Teladan," timpalnya. (
Bolahita)<br>