Utusan PSSI Angkat Bicara soal Wacana Pembatasan Pemain Naturalisasi

Rencana untuk menerapkan batasan pemain naturalisasi di setiap klub Liga Indonesia telah menjadi topik yang kontroversial.

Mar 6, 2023 - 19:53
Mar 6, 2023 - 19:54
 0
Utusan PSSI Angkat Bicara soal Wacana Pembatasan Pemain Naturalisasi

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Rencana untuk menerapkan batasan pemain naturalisasi di setiap klub Liga Indonesia telah menjadi topik yang kontroversial.

Seorang utusan dari PSSI, Hamdan Hamedan, juga merasa bingung tentang maksud dari rencana tersebut. Sebagai seseorang yang pernah bertanggung jawab untuk mengurus pemain keturunan Indonesia, Hamdan menganggap naturalisasi sebagai suatu proses.

Dia menjelaskan bahwa naturalisasi adalah proses pewarganegaraan pemain asing menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga jika proses tersebut berhasil, pemain tersebut resmi menjadi WNI.

"Tafsir saya. Mungkin saya salah. (Naturalisasi) adalah proses pewarganegaraannya. Hasilnya adalah WNI. (Jika) WNI, (maka) hak dan kewajiban sama. Ada yang ahli hukum kewarganegaraan di sini?" tulis Hamdan di Instagramnya, @hamdan.hamedan, Senin (6/3/2023).

Bagi Hamdan, pemain yang sudah selesai dinaturalisasi tidak bisa disebut sebagai pemain naturalisasi lagi. Mereka sekarang harus dianggap sebagai pemain lokal atau WNI yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan pemain lokal lainnya.

Namun, pemahaman ini tidak sepenuhnya dipahami oleh semua pihak, dan beberapa pemain asing yang telah menjadi WNI merasa diskriminatif dengan adanya rencana pembatasan pemain naturalisasi di setiap klub.

Marc Klok, penggawa Persib Bandung, mengungkapkan bahwa dia merasa tidak dianggap sebagai WNI ketika mendengar kabar tersebut. Begitu pula dengan Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, Ezra Walian, dan pemain naturalisasi lainnya.

Namun, keputusan untuk menerapkan batasan pemain naturalisasi di setiap klub Liga Indonesia sebaiknya dipertimbangkan secara matang.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa klub-klub memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat-bakat pemain lokal, sehingga bisa menciptakan tim yang kuat dan berdaya saing tinggi.

Namun, kebijakan ini harus dilaksanakan dengan adil dan tidak diskriminatif terhadap pemain-pemain naturalisasi yang sudah menjadi WNI.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow