Adukan Idris ke Poltabes

Adukan Idris ke Poltabes

Aug 8, 2012 - 19:40
 0
Adukan Idris ke Poltabes
Idris SE dilaporkan<br>
Pengurus PSMS periode 2012-2016, Kamis siang (9/8) bakal mengadukan Idris SE ke Poltabes Medan, terkait penggunaan kop surat dan stempel berlogo PSMS.<br><br>“Besok (hari ini,red) kami laporkan ke Poltabes. Kami adalah pengurus yang sah hasil Rapat Umum Luar Biasa (RULB) Klub Anggota PSMS. Dan kami harus menjadi orang pertama yang menghentikan tindakan Idris yang diluar ketentuan, biar masyarakat Medan tau,” tegas Sekretaris Umum PSMS periode 2012-2016, H Martius Latuperissa kepada wartawan, kemarin di gedung mantan pemain PSMS, kompleks stadion Kebun Bunga Medan. <br><br>Martius tidak sendiri, dia didampingi Ketua Umum PSMS terpilih, Indra Sakti Harahap ST MSI, Bendahara Umum, Dharma Bakti ST dan sejumlah unsur pengurus lain seperti H Juanda (Ketua IV), Sugeng Rahayu (Sekretaris I), H Alwi Lubis (Bidang Pengawasan dan Auditor), sejumlah pengurus klub yang ikut RULB, Suyud Ngadimin (PS Perisai Pajak), Alwi Lubis (PS Telkom), Ismail Ruslan (PS Echo Lima 41), Azmi dan Mansyur (Bank Sumut), Sugeng Rahayu (Sinar Belawan), Anwar Fadil (PS Putra Buana), Syahril (PS Tirtanadi dan Tirtanadi Muda), Ade Anwar Khatab (PS Sinar Medan dan Medan Utara), H Suriono (PS Kinantan), Sumardi (PO Polisi), Zulham (PS Pratama).<br><br>Lebih lanjut Martius menyampaikan, bahwa perbuatan Idris yang mempergunakan kop surat dan stempel PSMS telah merugikan pihaknya . “Ini tindak pidana murni, Kapoltabes harus mengambil tindakan secara hukum. Tangkap Idris!” tandas Martius. Disebutkan sembari memperlihatkan surat yang dibuat Idris dan disampaikan ke klub-klub, anehnya surat ilegal itu ditembuskan ke ketua Umum PSMS Medan. <br><br>“Ketua umum mana? Rahudman? Jelas disebutkan dalam surat edaran Mendagri yang melarang Walikota rangkap jabatan di kepengurusan olahraga, jadi yang mana?” ujar dengan nada bertanya. Apalagi lanjut Martius, secara de jure, Ketua Umum PSMS adalah Dzulmi Eldin yang terpilih pada rapat umum di Dharma deli tahun 2009 lalu dengan sekretaris Hardi Mulyono. <br><br>“Setelah kedua sosok ini mengundurkan diri, otomatis tidak ada pengurus PSMS lantaran tidak ada rapat umum memilih pengganti kedua sosok ini, hanya penunjukkan dan pengangkatan saja,” papar Martius. Selain mengadukan Idris yang memakai kops surat dan stempel PSMS, pengurus PSMS periode 2012-2016, juga mengadukan Idrtis soal pertanggungjawaban keuangan selama mengelola PSMS Medan.<br><br> “Idris tidak pernah mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada klub-klub selaku pemilik PSMS. Ada indikasi kecurangan dan ini harus diselidiki polisi,” ujarnya. Laporan ini sebagai sikap tegas pengurus PSMS periode 2012-2016 terhadap orang-orang yang mengatasnamakan pengurus PSMS. “Idris bukan siapa-siapa dan tak pernah menjadi siapa-siapa di Medan ini. Malah dia yang menghancurkan PSMS, biar masyarakat paham,” tegas Martius. <br><br>Menjawab pertanyaan wartawan soal surat bernomor 259/B/PSMS/VII/2012 perihal verifikasi pengurus klub tertanggal 4 Agustus 2012 yang ditandatangani Idris, Martius menegaskan bahwa yang berwenang melakukan verifikasi klub adalah pengurus PSMS hasil RULB. “Kami akan memverifikasi ke 40 klub anggota PSMS untuk kepentingan kompetisi,” tambahnya <br><br>Untuk itu, Sugeng Rahayu selaku pengurus PSMS, pengurus klub dan mantan pemain PSMS mengajak dan mengimbau kepada pengurus klub yang tidak ikut pada RULB untuk bergabung dibawah bendera pengurus PSMS periode 2012-2016. “Masa Idris sudah habis. Dia sudah diberi waktu tiga tahun, dan hasilnya kehancuran. Kok masih dipertahankan?,” pungkas Sugeng. (Bolahita)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow