BOLAHITA, GIANYAR - Pelatih Bali United di Piala Presiden 2018, Hans-Peter Schaller, memberi acungan jempol buat perlawanan yang diberikan Borneo FC dalam pertandingan pertama Grup D. Bermain di Stadion Dipta, Gianyar, Bali United dibuat kerepotan Borneo FC.
Sempat ketinggalan, Bali United harus bersusah payah untuk menyamakan kedudukan. Saat berbalik unggul, Borneo FC juga mampu membuat skor menjadi imbang. Hingga akhirnya Stefano Lilipaly mencetak gol ketiganya di pertandingan itu. Bali United menang 3-2.
"Borneo FC benar-benar memberi perlawanan ketat. Kami akui sempat kesulitan. Tapi di babak kedua setelah beberapa pergantian pemain, kami mulai mendapat momentum mencetak gol," kata Hans-Peter Schaller.
Ke depan permainan Serdadu Tridatu akan dipoles lagi untuk mendapatkan gaya yang seimbang. Terutama supaya jangan sampai terlambat melakukan start.
"Saya dan pelatih kepala Widodo C Putro segera melakukan evaluasi. Apa saja yang harus kami perbaiki untuk menatap pertandingan berikutnya di Grup D," tutur Hans-Peter Schaller.
Sementara pelatih Borneo FC di Piala Presiden 2018, Ponaryo Astaman, mengatakan kalau kekalahan ini karena Bali United jeli dalam memanfaatkan peluang. Termasuk memperhitungkan secara cermat pergantian pemain.
Terbukti Stefano Lilipaly yang masuk di babak kedua, langsung mampu mencetak hattrick gol. "Kami juga ingin memaksimalkan pergantian pemain. Tapi situasi dan kondisi di lapangan memaksa kami mengubah skenario, karena ada pemain yang cedera," ujar Ponaryo Astaman.