BOLAHITA, JAKARTA - Kabar yang sebenarnya seperti mengejutkan datang dari kontestan Liga 1, PSM Makassar. Tim legendaris di Liga Indonesia ini mendapat surat berupa sanksi dari FIFA, buntut adanya laporan atas tunggakan gaji.
Dalam surat sanksi FIFA tersebut, PSM Makassar bukan hanya tak bisa mendaftarkan pemain baru, tapi berpotensi tak bisa ikut Liga 1 2021.
PSM akhirnya diketahui dijatuhi sanksi FIFA karena belum membayarkan gaji eks pemain asingnya, Giancarlo Rodrigues. Akibatnya PSM tidak diperbolehkan mendaftarkan pemain, level nasional ataupun internasional selama tiga periode pendaftaran.
Pada dua transfer window musim 2021-2022 dan satu kali musim setelahnya, PSM tak bisa melakukan pendaftaran pemain baru.
Namun, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, mengatakan PSM juga berpotensi tidak dapat tampil di Liga 1 2021.
Itu jika klub berjulukan Juku Eja itu tak menunaikan kewajibannya kepada Giancarlo Rodrigues. "Kemungkinan seperti itu (tidak dapat bermain di Liga 1 2021)," ujar Akhmad Hadian Lukita, dilansir dari Antara.
Dia menegaskan, surat dari LIB bernomor 024/LIB-KOM/II/2021 perihal Penegasan Implementasi Putusan FIFA terhadap Klub PSM Makassar bertanggal 15 Februari 2021 sudah jelas.
Larangan untuk mendaftarkan pemain yang akan berlaga di Liga 1 atau kompetisi resmi yang diakui FIFA, bukan hanya larangan transfer atau pendaftaran pemain baru yang direkrut dari bursa transfer.
"Betul (untuk pendaftaran pemain). Sanksi ini berlaku untuk kompetisi musim 2021 atau kompetisi yang terdekat," kata Akhmad Hadian Lukita.
Adapun pada suratnya, LIB menegaskan tiga hal terkait sanksi yang diterima PSM. Pertama, FIFA memutuskan menghukum klub PSM Makassar berupa larangan pendaftaran pemain.
Kedua, didasarkan pada surat PSSI, LIB akan melakukan proses pemblokiran sistem pendaftaran kepada klub PSM Makassar sampai kewajiban klub dipenuhi.
Terakhir, LIB menyampaikan tembusan surat keputusannya kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020 perihal implementasi larangan melakukan pendaftaran pemain tingkat nasional maupun internasional kepada PSM.
LIB dan PSSI sendiri menginginkan agar Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 dapat bergulir setelah Lebaran, mulai bulan Mei atau Juni 2021.