PS KWARTA DAN PAYA BAKUNG UNITED PASTIKAN TIKET FINAL LIGA 4 SUMATRA UTARA 2025/2026
PS Kwarta dan Paya Bakung United memastikan langkah ke partai final Liga 4 Sumatra Utara musim 2025/2026
PS KWARTA DAN PAYA BAKUNG UNITED PASTIKAN TIKET FINAL LIGA 4 SUMATRA UTARA 2025/2026
BOLAHITA - PS Kwarta dan Paya Bakung United memastikan langkah ke partai final Liga 4 Sumatra Utara musim 2025/2026.
PS Kwarta tampil meyakinkan dengan menumbangkan Batubara United 4-1, sementara Paya Bakung United menyingkirkan Binjai City Sport Club lewat drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang tanpa gol hingga 120 menit di Stadion Mini Pancing, Selasa (14/4/2026).
Kejutan terjadi di semifinal pertama. Binjai City yang sebelumnya mencatat rekor sempurna harus mengubur mimpi ke final. Meski tampil impresif sepanjang turnamen, mereka gagal menembus pertahanan solid Paya Bakung. Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga waktu normal dan perpanjangan waktu.
Sejak awal laga, kedua tim saling melancarkan serangan. Binjai mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman, namun lini belakang Paya Bakung tampil disiplin dan mampu meredam berbagai peluang. Kesempatan emas Binjai hadir pada menit ke-33 melalui titik penalti, tetapi eksekusi Yusrizal Muzakki berhasil digagalkan kiper Paya Bakung dengan penyelamatan gemilang menggunakan kaki.
Memasuki babak kedua hingga extra time, kebuntuan tetap tak terpecahkan. Laga pun ditentukan lewat adu penalti. Dua penendang awal dari kedua tim gagal menjalankan tugasnya.
Namun, empat eksekutor Paya Bakung—Panji, Habib, Indra, dan Sanzai—berhasil mencetak gol. Di kubu Binjai, tiga penendang berikutnya sukses, tetapi kegagalan Dimas Sumantri sebagai algojo kelima memastikan kemenangan Paya Bakung setelah tendangannya ditepis kiper Handoko.
Pelatih Paya Bakung United, Sakti Yasin Nasution, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Ia menilai kerja keras tim membuahkan hasil meski harus tampil tanpa dua pemain utama karena akumulasi kartu.
“Bersyukur atas kerja keras anak-anak. Di final nanti kami bisa tampil dengan kekuatan penuh,” ujarnya.
Ia juga mengakui Binjai City lebih diunggulkan, namun timnya mampu bermain lepas dan mencetak sejarah dengan lolos ke final untuk pertama kalinya.
“Saya hanya menekankan fokus dan konsentrasi tanpa melihat siapa lawan. Ini sejarah bagi kami,” tambahnya.
Di laga semifinal lainnya, PS Kwarta tampil dominan saat menghadapi Batubara United. Mereka membuka keunggulan cepat lewat gol Fatihul Alim pada menit ke-3 dan mempertahankan skor 1-0 hingga turun minum.
Pada babak kedua, Kwarta semakin tak terbendung. Muhammad Othis menggandakan keunggulan pada menit ke-63, disusul gol penalti Miswandi dua menit kemudian. Adly Ronand Prayugha menambah gol keempat pada menit ke-71. Batubara United hanya mampu membalas satu gol melalui penalti Aldo di akhir pertandingan.
Penampilan gemilang kiper Aulia Rahman turut menjadi kunci kemenangan Kwarta dengan sejumlah penyelamatan penting yang membuat lawan frustrasi.
Pelatih PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan jangka panjang yang konsisten.
“Pembinaan yang konsisten tidak akan mengkhianati hasil. Banyak pemain berasal dari akademi dan juga skuad musim lalu,” ujarnya.
Ia menegaskan target tim kini adalah meraih gelar juara.
“Kami sudah sampai di final, target berikutnya tentu juara. Tinggal menjaga kondisi fisik pemain,” pungkasnya.
What's Your Reaction?