SABAM PARULIAN PARSAORAN MANALU TERPILIH AKLAMASI PIMPIN PERTINA SUMUT 2026–2030
Sabam Parulian Parsaoran Manalu kembali sebagai Ketua Pengprov PERTINA Sumut periode 2026–2030 secara aklamasi.
SABAM PARULIAN PARSAORAN MANALU TERPILIH AKLAMASI PIMPIN PERTINA SUMUT 2026–2030
SUMUTJUARA - Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia Sumatera Utara tahun 2026 yang digelar Sabtu (11/4/2026) menetapkan Sabam Parulian Parsaoran Manalu kembali sebagai Ketua Pengprov PERTINA Sumut periode 2026–2030 secara aklamasi.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Keputusan tersebut diambil dalam sidang pleno setelah forum menerima laporan dari Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon ketua. Ketua TPP, Anharsyahtua Harahap, menyampaikan bahwa sejak dibukanya pendaftaran bakal calon, hanya satu kandidat yang mendaftar, yakni Sabam Parulian Parsaoran Manalu.
“Selama masa penjaringan, hanya satu calon yang mendaftar dan didukung penuh oleh 21 surat dukungan dari Pengkab/Pengkot se-Sumatera Utara,” ujarnya dalam laporan.
Berita acara hasil kerja TPP kemudian diserahkan kepada forum Musprov melalui pimpinan sidang yang diketuai Februanco Silaen bersama anggota sidang, yakni Warta Ginting, Jodi Nainggolan, Iqbal Aflah Siregar, dan Donald Panjaitan.
View this post on Instagram
Setelah melalui pembahasan dalam sidang pleno, seluruh peserta Musprov secara bulat menerima dan mengesahkan Sabam Parulian Parsaoran Manalu sebagai ketua terpilih untuk periode berikutnya.
Usai penetapan, ketua terpilih langsung bertindak sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan baru. Ia menunjuk empat orang tim formatur yang akan membantu penyusunan struktur kepengurusan dalam waktu maksimal 30 hari setelah Musprov.
Tim formatur tersebut terdiri dari Adol F Rumaijuk (Medan), Donald Panjaitan (Asahan), Jodi Nainggolan (Tapanuli Utara), dan Daniel Irawan Barus (Karo).
Dengan terpilihnya kembali Sabam Parulian Parsaoran Manalu, diharapkan kepengurusan PERTINA Sumut ke depan semakin solid serta mampu meningkatkan prestasi atlet tinju, baik di tingkat nasional maupun internasional.
What's Your Reaction?