HUJAN GOL DI PEREBUTAN TEMPAT KETIGA! BINJAI CITY PESTA, BATUBARA TERSUNGKUR

Laga perebutan tempat ketiga Liga 4 Sumatera Utara 2025/2026 berubah menjadi pesta gol. Binjai City Sport Club tampil menggila dan membantai Batubara United dengan skor telak 8-1

Apr 16, 2026 - 19:14
Apr 16, 2026 - 19:20
 0
HUJAN GOL DI PEREBUTAN TEMPAT KETIGA! BINJAI CITY PESTA, BATUBARA TERSUNGKUR
Duel Binjai City Sport Club dengan Batubara United di perebutan peringkat ketiga Liga 4 Sumut di Stadion Mini Pancing

HUJAN GOL DI PEREBUTAN TEMPAT KETIGA! BINJAI CITY PESTA, BATUBARA TERSUNGKUR

BOLAHITA - Laga perebutan tempat ketiga Liga 4 Sumatera Utara 2025/2026 berubah menjadi pesta gol. Binjai City Sport Club tampil menggila dan membantai Batubara United dengan skor telak 8-1 dalam pertandingan yang berlangsung penuh drama di Stadion Mini Dispora Sumut, Kamis (16/4/2026) sore.

Sejak menit awal, Binjai City langsung menunjukkan dominasi. Aldino membuka keran gol pada menit ke-16, sebelum Dinan Syahbani menggandakan keunggulan di menit ke-40. Situasi semakin sulit bagi Batubara setelah Alaska Yuda menerima kartu kuning kedua pada menit ke-38, memaksa timnya bermain dengan 10 orang.

Memasuki babak kedua, Binjai City kian tak terbendung. Dimas Sumantri mencetak gol di menit ke-58, disusul rangkaian gol cepat dari Fachri Andika (72’, 90’), Hibul Situmorang (74’, 76’), dan Abdul Maulidan (83’) yang membuat skor membengkak drastis.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Batubara sempat memperkecil ketertinggalan lewat titik putih pada menit ke-71 melalui Risdo Amin Saragih, namun gol tersebut tak mampu membendung gelombang serangan Binjai City.

Pelatih Binjai City, Amran, mengaku puas dengan respons timnya setelah kegagalan di semifinal. Ia menyebut timnya sempat difavoritkan menjadi juara usai tampil mulus di fase grup hingga babak berikutnya.

“Memang kemarin kami lengah (di semifinal menghadapi Paya Bakung) dan tidak bisa memanfaatkan peluang. Tapi hari ini anak-anak menunjukkan kualitasnya. Secara teknis tidak ada masalah,” ujarnya usai laga.

Ia juga menyinggung target tim yang diyakini masih terbuka ke depan. “Target awal kami sebenarnya juara atau minimal lolos ke tingkat nasional. Sekarang kami tinggal menunggu peluang itu, masih ada atau tidak, tergantung Asprov (PSSI Sumut)," tambahnya.

Amran turut mengapresiasi kerja keras tim yang dibangun dalam waktu singkat. “Persiapan kami hanya sekitar sebulan, bahkan sempat satu minggu puasa seleksi. Tapi hasil ini cukup memuaskan,” katanya.

Di sisi lain, pelatih Batubara United, Agung Pramana, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus menelan kekalahan telak.

“Alhamdulillah, ini sudah sejauh yang bisa kami capai. Kami bukan tim unggulan, tapi pemain sudah bekerja keras. Saya apresiasi mereka dan juga manajemen,” ucapnya.

Ia juga mengakui keunggulan lawan pada pertandingan tersebut. “Kita akui hari ini Binjai mainnya sangat bagus,” lanjutnya.

Agung menjelaskan bahwa timnya datang dengan kondisi tidak ideal. “Banyak pemain cedera dan akumulasi. Bahkan ada yang tidak hadir dan beberapa sedang ujian nasional, jadi kami harus melakukan rotasi,” jelasnya.

Meski gagal meraih posisi ketiga, Batubara tetap bersyukur dengan pencapaian mereka hingga semifinal. “Target awal sebenarnya ke final, tapi kami bisa sampai semifinal sudah patut disyukuri,” ungkapnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow