PSSI PERCEPAT PENGEMBANGAN SEPAK BOLA PUTRI LEWAT KOLABORASI DENGAN FEDERASI PRANCIS

PSSI menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan sepak bola putri nasional melalui kolaborasi strategis bersama French Football Federation (FFF) dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dalam program bertajuk Next Goal.

Apr 16, 2026 - 11:10
Apr 16, 2026 - 11:10
 0
PSSI PERCEPAT PENGEMBANGAN SEPAK BOLA PUTRI LEWAT KOLABORASI DENGAN FEDERASI PRANCIS

PSSI PERCEPAT PENGEMBANGAN SEPAK BOLA PUTRI LEWAT KOLABORASI DENGAN FEDERASI PRANCIS

BOLAHITA - PSSI menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan sepak bola putri nasional melalui kolaborasi strategis bersama French Football Federation (FFF) dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dalam program bertajuk Next Goal.

Program ini diperkenalkan secara resmi dalam konferensi pers yang digelar di Institut Français Indonesia (IFI), Jakarta, pada 15 April 2026.

Melalui program ini, pendekatan pengembangan dilakukan secara menyeluruh. Sebanyak 400 pemain putri usia 7–12 tahun terlibat dalam kegiatan Coaching Clinic dan Grassroots Festival di Bandung pada 11–12 April 2026. Selain itu, 60 pelatih juga mengikuti program peningkatan kapasitas kepelatihan.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah pemain, seperti Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, serta pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa.

Di sisi pengembangan kepemimpinan, Garuda Academy Executive Programme: Women’s Football & Sports Management Workshop digelar pada 14 April 2026 dengan melibatkan 35 peserta perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari staf federasi, administrator klub, hingga profesional muda di industri olahraga.

Materi workshop mencakup pengembangan sepak bola putri Prancis yang terintegrasi dari level grassroots hingga elite, termasuk sistem pembinaan di INF Clairefontaine. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait kepemimpinan, tata kelola olahraga, strategi pengembangan, hingga manajemen kompetisi.

Program ini akan berlanjut dengan pelatihan imersif di Prancis. Sebanyak 20 pemain Timnas Indonesia U-17 Putri bersama lima pelatih dijadwalkan mengikuti training di Clairefontaine pada 3–9 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas teknis, taktis, serta mental melalui metode pelatihan ala FFF.


Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal yang diharapkan membawa dampak positif bagi kedua negara. Ia menambahkan bahwa Clairefontaine telah melahirkan banyak pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, hingga Kylian Mbappé.

Apresiasi juga datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam membangun fondasi sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan.

Senada, Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menegaskan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem sepak bola putri sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia di industri sepak bola.

Melalui kolaborasi ini, PSSI berharap pengembangan sepak bola putri tidak hanya berfokus pada performa di lapangan, tetapi juga membuka akses lebih luas, meningkatkan kepercayaan diri, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi perempuan Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow