BOLAHITA - Manajemen PSMS akan melakukan rapat untuk mengevaluasi pelatih dan pemain. Setelah mencapai kesepakatan, barulah akan dilaporkan kepada pengurus untuk diambil kebijakan.
CEO PSMS, Sunardi A, mengatakan evaluasi pelatih dan pemain setelah kegagalan turnamen Piala Pangdam I/BB menjadi suatu keharusan untuk memperbaiki tim dalam mengarungi kompetisi musim ini.
“Namun yang harus diingat jika evaluasi yang dilakukan harus melibatkan legenda
PSMS yang telah mendapat tugas dari Pangdam I/BB, yakni Parlin Siagin, Nobon, Yongki, dan Badiaraja Manurung,” tegasnya.
Dikatakan, evaluasi yang dilakukan manajemen jangan semata untuk mendepak pelatih. Soalnya seperti yang disepakati bersama jika di dalam kontrak pelatih yang ditargetkan Divisi Utama, bukan Piala Pangdam I/BB.
“Jika nantinya evaluasi yang dilakukan untuk mendepak pelatih itu sudah salah kaprah. Apalagi selama ini saya tidak pernah dilibatkan untuk menentukan pelatih dan pemain dalam kontrak maupun masalah lain yang berhubungan dengan tim,” katanya.
Lebih lanjut, jika memang manajemen banyak uang, seharusnya mencari pemain yang berkualitas bukan mengganti pelatih.
“Apalagi saat ini Pangdam I/BB sangat serius untuk memajukan skuad Ayam Kinantan agar kembali berprestasi di pesepakbolaan nasional. Kepedulian beliau terhadap tim dibuktikan dengan telah direnovasinya sekretariat tim serta sejumlah bantuan lainnya,” ucap mantan pemain
PSMS ini.