PPLP Medan Terus Berkembang Lahirkan Pemain
PPLP Medan Terus Berkembang Lahirkan Pemain
"Kalau tak salah Iwan Setiawan adalah generasi pertama PPLP Medan. Seingat saya itu di tahun 1988 ketika PPLP masih di Jalan Pelajar Timur Ujung, komplek PGSD. Saya asisten dan bang Tumsila yang jadi pelatih kepala," ujar Safei Phyly yang kini menjadi pelatih sepakbola di PPLP Medan. Mengawal perjalanan PPLP, dia mengaku telah terjadi perubahan besar.
"Baru tahun 1992 PPLP Medan pindah ke Medan Sunggal. Sekarang kami sudah dengan lapangan yang membaik. Ada tribun penonton dan ada lampu. Ini diperoleh sejak penggabungan bidang olahraga ke Disporasu. Setelah itu sepakbola PPLP kian bergairah," beber Phyly. Dua gelar berturut-turut diraih saat Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2011 di Pekanbaru dan 2013 di Jakarta.
Menangani sepakbola PPLP Medan, Safei Phyly memiliki visi misi realistis. "Setiap pelatih menginginkan pemainnya tampil ke nasional. Setelah mereka tamat dari PPLP, setahun kemudian harus bisa main di level profesional. Minimal divisi dua," harapnya. Tapi pekerjaan itu bukan hal mudah. Pria yang pernah menangani Medan Jaya ini mengaku membutuhkan perjuangan yang besar dari pelatih dan pemain itu sendiri.
"Tingkah laku di dalam dan luar lapangan, pola hidup, disiplin, intelejensi merupakan kunci penting menjadi pemain sepakbola. Tapi tak bisa kita pungkiri jika saat ini usia pemain masih muda jadi labil. Inilah satu peranan kami pelatih mengontrol dan mengajari mereka," kata Phyly di lapangan PPLP Medan.
Harapan besar memang memang diberikan kepada pemain yang saat ini ditanganinya. Apalagi uang saku, uang sekolah free, penginapan juga ditanggung APBD. "Jadi secara tidak langsung mereka ini sudah profesional. Jika tidak juga berkembang maka tentunya akan dieliminasi," tegasnya. Siapa saja dan bagaimana bisa masuk ke sepakbola PPLP Medan?
#Seleksi Ketat Tanpa Kompromi
Tanpa KKN, PPLP Medan mengharamkannya. Sekalipun datang membawa surat rekomendasi dari pengcab, empat tahap seleksi harus tetap dilakoni pemain."Peminat sepakbola di PPLP Medan memang terbanyak. Kalau pendaftar ada 400 atlet, setidaknya setengahnya mencoba ke cabang sepakbola. PPLP Medan memiliki kriteria yang tak boleh dilanggar pelatih," ujar Drs Darwis Siregar Kabid Olahraga Disporasu.
"Kami tegas dalam tahapan seleksi ini, misalnya soal fisik, psikologi dan kesehatan. Kalau ada yang sakit, tidak akan kami loloskan. PPLP membina pemain bukan menyembuhkan penyakit," sambungnya. Sudah bergabung di tim sepakbola juga belum tentu aman. Setiap semester ada penilaian yang bisa mengakibatkan eliminasi.
What's Your Reaction?