PS Tira Tetap Menolak Bermain di Hari Sabtu
PS Tira Tetap Menolak Bermain di Hari Sabtu
BOLAHITA, MEDAN - Pelatih PS Tira, Nil Maizar mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari panpel atau manajemen PSMS terkait kejelasan laga kedua tim, yang sejatinya dijadwalkan hari ini, Jumat (11/10/2018) di Stadion Teladan.
Namun, laga batal digelar lantaran tak mengantongi izin dari kepolisian. "Hingga malam ini belum ada pemberitahuan. Kalau kami intinya, main besok (Jumat) kami siap. Tapi hari Sabtu enggak,†ujar Nil Maizar pelatih PS Tira.
“Tadi kita sudah diskusi dengan manajemen bahwa akan sangat melelahkan jika main Sabtu, karena Rabu harus main lagi (lawan PSIS). Jadi kalau dari manajemen kami, semuanya diserahkan ke PSSI," kata Nil Maizar.
Nil mengakui jika memang akhirnya harus ditunda, pihaknya akan taat dengan regulasi yang berlaku. "Inikan bukan keinginan kami PS Tira, jadi sebaiknya mengacu ke Pasal 8 dimana kalau tuan rumah tidak siap menggelar laga misalnya, itu ada reschedule atau jadwal ulang,†beber Nil.
“Nantinya laga digelar kembali di tempat netral dan semua biaya ditanggung oleh PSMS. Jadi kami taat dengan regulasi itu," Nil Maizar.
Dia juga menjelaskan skuadnya akan tetap berada di Medan sesuai dengan schedule awal yaitu balik dari Medan pada sehari setelah tanding. "Tiket yang sudah kami pesan, hari Sabtu balik. Jadi kami akan masih di Medan sampai Sabtu," ungkapnya.
Meski begitu, dia memastikan kembali ke hasil rapat manajemen tim PS Tira tidak akan siap jika kemudian ada tawaran main Sabtu.
Seperti diberitakan sebelumnya, manajemen dan panpel PSMS tidak mendapatkan izin dari Polrestabes Medan untuk menggelar laga tersebut. Karena konsentrasi keamanan akan terpusat dengan kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan menutup MTQ Nasional di Medan, pada hari yang sama Jumat (12/10/2018).
What's Your Reaction?