PSMS yang Dualisme, Masa Pemain yang Disalahkan
PSMS yang Dualisme, Masa Pemain yang Disalahkan
Menurutnya bila PSMS Medan tidak bisa ikut berkompetisi musim ini adalah kesalahan pemain yang tidak ikut membantu. Bahkan King - panggilan Julius Raja akan menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat Kota Medan.
Ucapan Julius Raja sontak mendapat cemooh dari para pemain. Apalagi pemain PSMS PT. Liga Indonesia ini telah menyelematkan PSMS dengan menuntaskan kompetisi Divisi Utama musim lalu.
"Masyarakat lebih pantas menilai siapa yang salah. Kami pemain tak digaji malah berani tetap bertanding hingga kompetisi selesai. Jangan lupa juga, saat ini PSMS juga masih dua. Kenapa bisa? Bagaimana pengurus," kata Aun Carbiny defender PSMS putaran pertama.
Asisten pelatihh Choly Misrun juga menegaskan hal yang sama. Ucapan Julius Raja jangan mengada-ada karena pemain semata tidak menerima tali asih. "yang kami perjuangkan selama ini adalah hak kami, gaji kami. Ingat juga, meskipun tidak gajian, kami berangkat bertanding dan menolak tawaran pengaturan skore. Masa PSMS yang dua, kami yang disalahakan," tambahnya.
Pasca gagalnya kesepatan soal tali asih ini, maka deadline tanggal 15 Januari kemarin pembayaran hutang PSMS yang diberikan PSSI gagal ditepati.
What's Your Reaction?