BOLAHITA, MEDAN - Persib Bandung mengusung misi tiga poin saat bertandang ke markas
PSMS Medan dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Selasa (5/6) pukul 21.00 WIB.
Pasukan Maung Bandung berambisi meraih poin penuh setelah pada laga terakhir kalah 0-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
"Kami ingin menang, mereka (PSMS) juga ingin menang atau minimal berakhir imbang. Setelah 90 menit kita tidak pernah tahu," kata Pelatih Persib, Mario Gomez, dalam jumpa pers jelang pertandingan, Senin (4/6).
Menurut pelatih asal Argentina itu, laga besok sangat penting bagi kedua tim karena
PSMS dan Persib memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan Indonesia sehingga disebut-sebut sebagai laga El Clasico.
"Laga ini sangat penting bagi mereka (PSMS) dan penting juga bagi kami. Saya pikir mereka siap untuk laga ini, begitu juga kami sangat siap untuk pertandingan besok," ujarnya.
Kesiapan Persib, menurut Gomez karena sejumlah pemainnya seperti Ezechiel N'Douassel (Ezegoal) dan Jonatan Bauman sudah kembali bergabung setelah terkena akumulasi kartu.
"Namun kita tidak diperkuat Dedi Kusnandar yang absen karena akumulasi kartu dan kita belum tahu apakah akan diperkuat Febri Hariadi karena dia masih bersama Timnas Indonesia U-23," paparnya.
Ketika disinggung perihal kekalahan Persib dari
PSMS di Piala Presiden beberapa waktu lalu, Gomez menyebut itu adalah masa lalu dan timnya akan mengambil pengalaman dari kekalahan tersebut
"Ketika menang atau kalah itu masa lalu. Saat ini semuanya bisa berbeda-beda, dan pemainnya juga berbeda. Besok juga pengalaman yang berbeda untuk kami," sebutnya.
Sementara salah seorang punggawa Persib yang turut hadir dalam jumpa pers tersebut, Hariono mengatakan, laga besok sangat dinanti-nantikan oleh pecinta sepakbola tanah air karena berlabel laga klasik.
"Ini adalah pertandingan klasik. Kami siap untuk pertandingan besok dan tentunya kami berharap bisa meraih poin dari PSMS," tegasnya.