Sanksi Pengurangan Tiga Poin PSMS Telah Diterima Saat Liga 1 Tahun Lalu
Sanksi Pengurangan Tiga Poin PSMS Telah Diterima Saat Liga 1 Tahun Lalu
Di Liga 2 tahun ini, PSMS Medan pun berkompetisi seperti biasa. Hal itu dipastikan Julius Raja, sekum kepada Bolahita. "Ya sanksi itu sudah kita jalani dan terima di musim kemarin, waktu liga satu," ucapnya.
"Coba lihat poin kedua dan klasemen dalam surat yang kita terima. Disitu tertulis di tahun 2018 dan mereka juga melampirkan klasemen akhir kita di Liga 1 dengan pengurangan poin," ucap Julius Raja.
Sekadar mengingatkan dalam pemberitaan sebelumnya dikabarkan bahwa FIFA akhirnya resmi memberikan sanksi pengurangan tiga poin kepada PSMS Medan di musim ini. Setelah gagal melunasi gaji satu pemain asing di musim 2012, Rolon Dacak Edgar Enrique.
Dimana usai tak dibayar gajinya, Rolon Dacak Edgar Enrique asal Paraguay ini langsung melaporkan tunggakan gajinya ke FIFA melalui kuasa hukumnya. Lalu apa tanggapan PSMS Medan soal ini?
"Jadi ada tiga pemain asing zamannya indra sakti yang tidak dibayar. Pertama Alberto Ramon Sosa Morel dan yang ini sudah kami lunasi bulan oktober 2018," ujar Julius Raja sekum PSMS Medan.
"Yang kedua adalah Moise Dario Maldonado Ovelar. Juga ini sudah kami lunasi bulan Oktober. Berikut juga dengan biaya lawyerya dari paraguay Jorge Louis Galiano," ucap Julius Raja.
"Ini terdaftar di komite disiplin FIFA. No sengketa 160445 dan no 160446," kata Julius Raja.
"Sedangkan satu lagi pemain yang belum dilunasi adalah Rolon Dacak Edgar Enrique. Ini no sengketa 160443. Dan ini yg dikurangi nilai 3. Demikian penjelasannya, supaya clear pada tahun 2012," beber Julius Raja.
Julius Raja mengaku bahwa mereka telah berusaha terus menjalin komuniksai terkait persoalan ini.
"Kemaren sebenarnya kami terus komunikasi terus dengan Lawyer pemain dari FIFA. Dan juga dari Komisi disiplin FIFA saya sudah bicara dgn Wilma Riher dan Deborah Thuer. Jadi karena tidak bayar satu pemain. Dan sudah terlambat maka dikenakan sanksi pengurangan nilai 3. Dan dilanjutkan ke PSSI. Terima kasih," demikian jawab Julius Raja.
What's Your Reaction?